Potret RiauMeranti

Dorong Ekonomi Antarpulau, Wabup Muzamil Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

24
×

Dorong Ekonomi Antarpulau, Wabup Muzamil Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Muhammad Fahri SKM, menyambangi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Senin (6/7/2026).F-Istimewa

BATAM – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menginisiasi langkah diplomasi transportasi yang progresif dengan mendatangi langsung Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau serta jajaran manajemen PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam pada Senin (6/7/2026).

Didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Meranti, Muhammad Fahri SKM, kunjungan kerja strategis tersebut difokuskan untuk mendesak percepatan realisasi operasional rute pelayaran kapal Roll-on/Roll-off (Roro) yang menghubungkan Alai Insit di Meranti dengan Tanjung Balai Karimun serta Telaga Punggur di Kota Batam.

Pembukaan akses transportasi laut lintas provinsi ini dinilai sangat krusial mengingat posisinya yang akan bertindak sebagai urat nadi logistik utama dalam mengintegrasikan wilayah Kepulauan Meranti dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi raksasa di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam pertemuan intensif tersebut, Muzamil secara tegas memaparkan filosofi pembangunannya bahwa bagi sebuah wilayah kepulauan seperti Meranti, ketersediaan moda transportasi massal bukan lagi sekadar pemenuhan sarana mobilitas penduduk lokal, melainkan fondasi fundamental dalam memicu pertumbuhan ekonomi makro.

Beliau menggarisbawahi bahwa kekayaan potensi sumber daya alam daerah di sektor perikanan, perkebunan, pertanian, hingga komoditas perdagangan unggulan tidak akan pernah bisa memberikan nilai tambah yang optimal apabila keran konektivitas antarprovinsi masih tersumbat.

Oleh karena itu, percepatan pembukaan jalur penyeberangan ini diproyeksikan mampu melahirkan multiplier effect yang masif, mulai dari memangkas ongkos logistik yang tinggi, memperluas penetrasi pasar pelaku usaha lokal, hingga memicu daya tarik investasi baru serta geliat sektor pariwisata bahari.

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Sungai Danau dan Penyeberangan BPTD Kepri, Frans Deddy Arisandy, menyatakan kesepahaman pihak otoritas terkait urgensi pembukaan rute penyeberangan lintas provinsi ini dan mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah merampungkan kajian teknis serta uji kelaikan lintasan.

Di sisi lain, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Reno Yulianto, menegaskan komitmen kesiapan korporasinya untuk mendukung penuh operasional jalur tersebut dengan menyediakan armada kapal melalui skema pergeseran lintas kapal penyeberangan yang ada.

Kendati demikian, Reno mengingatkan bahwa realisasi fisik di lapangan sepenuhnya bergantung pada seberapa cepat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan regulasi izin lintasan perintis yang menjadi dasar hukum legalitas pelayaran komersial tersebut.

Merespons tantangan administratif tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan kesiapan totalitasnya untuk bergerak cepat melengkapi seluruh dokumen persyaratan teknis, pemetaan proyeksi kebutuhan layanan, hingga pemenuhan aspek legalitas administrasi yang diwajibkan oleh pemerintah pusat.

Wabup Muzamil berkomitmen untuk mengawal proses ini secara ketat dengan membangun koordinasi vertikal yang solid bersama BPTD Kelas II Riau, BPTD Kelas II Kepri, serta jajaran Pemerintah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau agar sinkronisasi kebijakan dapat tercapai demi mewujudkan keadilan akses transportasi.

Jajaran pejabat perhubungan Meranti seperti Kabid Sarana dan Prasarana Hasrizal Aldo serta Kasubbag Umum Utama Dianda Syahputra turut diinstruksikan untuk mengawal draf usulan ini secara intensif hingga kapal Roro perdana benar-benar dapat bersandar dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat kepulauan.