Potret RiauPekanbaru

Diduga Sopir Microsleep, Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru–Dumai Tewaskan Dua Orang

39
×

Diduga Sopir Microsleep, Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru–Dumai Tewaskan Dua Orang

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai KM 2 mendadak pecah pada Selasa fajar (7/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.F-Istimewa

PEKANBARU – Insiden kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) Kilometer 2 setelah sebuah bus penumpang menabrak bagian belakang truk tronton pada Selasa fajar (7/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.

Peristiwa memilukan tersebut melibatkan Bus Pelangi dengan nomor polisi BL 7641 JK yang tengah melaju kencang dari arah Batin Solapan menuju Kota Pekanbaru, lalu menghantam keras buritan truk tronton Mitsubishi bernomor registrasi BK 8050 GU.

Akibat hantaman yang sangat dahsyat tersebut, truk tronton terlempar hingga terperosok ke dalam parit di luar badan jalan, sementara moncong Bus Pelangi mengalami kerusakan struktural yang amat parah hingga ringsek tidak berbentuk.

Benturan hebat di pagi buta itu seketika memicu kepanikan luar biasa di antara para penumpang dan mengakibatkan jatuhnya belasan korban, di mana dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sementara 16 lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas diketahui merupakan seorang balita malang bernama Ibrahim Yafi Al Arumi yang baru menginjak usia dua tahun, serta seorang lansia bernama Ainul Mardiah berusia 58 tahun.

Menerima laporan darurat tersebut, personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kanit Tol Permai, AKP Ruben, langsung bergerak cepat membelah fajar menuju tempat kejadian perkara guna melakukan aksi penyelamatan dan evakuasi terhadap para korban yang terjebak di dalam kabin bus.

Di tengah jalannya proses evakuasi yang menegangkan dan upaya petugas dalam mengamankan barang bawaan penumpang serta mengatur ritme arus lalu lintas tol, pihak kepolisian mendapati fakta bahwa pengemudi Bus Pelangi telah melarikan diri secara misterius.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengonfirmasi bahwa saat ini sopir yang kabur tersebut tengah diburu oleh aparat penegak hukum, sementara penanganan perkara lanjutan telah diserahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan hukum lebih mendalam.

Pihak otoritas memastikan bahwa setelah bangkai kendaraan dipindahkan secara profesional, kondisi arus lalu lintas di Tol Pekanbaru–Dumai kini telah kembali normal, tertib, dan kondusif bagi pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan serta melayangkan apresiasi tinggi atas ketangkasan AKP Ruben beserta tim gabungan di masa kritis pasca-tabrakan.

Berdasarkan analisis awal di lapangan, kecelakaan maut ini diduga kuat dipicu oleh faktor kelalaian pengemudi bus yang mengalami fenomena microsleep atau tertidur sesaat saat mengendalikan kemudi sehingga kehilangan kendali penuh atas kendaraannya.

Menutup keterangannya, Kombes Jeki memberikan peringatan keras kepada para pengendara, khususnya sopir angkutan umum jarak jauh, agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah dan memanfaatkan fasilitas rest area demi keselamatan bersama.