Potret RiauPekanbaruSiak

Bupati Siak Desak Percepatan Jaringan Pipa dan KKP Usai Pelantikan Direktur PT BSP

30
×

Bupati Siak Desak Percepatan Jaringan Pipa dan KKP Usai Pelantikan Direktur PT BSP

Sebarkan artikel ini
Direktur PT BSP Robi Junipa.F-Istimewa

PEKANBARU – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si., secara resmi melantik Robi Junipa sebagai Direktur baru PT Bumi Siak Pusako (BSP) masa jabatan 2026–2031 dalam sebuah prosesi sakral yang digelar di Pekanbaru pada Selasa (7/7/2026).

Mengusung tema filosofis “Satu Arah, Satu Komitmen, Satu Hasil, Memanjang Tapak, Mengangkat Marwah,” pelantikan ini menjadi penanda krusial bagi transformasi badan usaha milik daerah (BUMD) sektor minyak dan gas tersebut.

Usai mengambil sumpah jabatan, Bupati Afni langsung memberikan instruksi tegas kepada nahkoda baru BSP untuk tancap gas tanpa menunda waktu guna menyelesaikan rentetan tantangan operasional dan struktural yang selama ini membayangi perusahaan.

Dalam amanatnya, bupati perempuan pertama di Negeri Istana tersebut menggarisbawahi bahwa posisi Direktur PT BSP bukanlah sekadar jabatan seremonial atau panggung prestise belaka, melainkan sebuah amanah besar untuk menjaga marwah dan warisan ekonomi anak negeri.

Afni mengakui bahwa lanskap industri migas saat ini sedang dihadapkan pada situasi yang tidak menentu, di mana kenaikan harga minyak dunia di pasar global berbanding lurus dengan pembengkakan biaya produksi riil di lapangan.

Oleh sebab itu, kehadiran kepemimpinan yang progresif di tubuh BSP sangat dibutuhkan untuk mengurai benang kusut masalah sosial, operasional makro, serta optimalisasi investasi demi mengamankan pendapatan asli daerah (PAD).

Guna memastikan perusahaan pelat merah ini bergerak ke arah yang benar, Bupati Afni menitipkan tiga agenda prioritas mendesak yang wajib dituntaskan oleh Robi Junipa dalam waktu dekat. Fokus pertama adalah pembenahan total aspek manajemen internal demi menciptakan iklim kerja yang lebih profesional, transparan, dan jauh dari praktik inefisiensi birokrasi.

Selanjutnya, prioritas kedua yang tidak kalah krusial adalah penyelesaian kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang telah disepakati bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta SKK Migas, di mana direktur baru dituntut mampu membangun komunikasi diplomasi yang solid untuk meyakinkan regulator pusat.

Sementara itu, target prioritas ketiga adalah percepatan pembangunan megaproyek jaringan pipa migas yang ditargetkan harus rampung sepenuhnya pada tahun ini demi memangkas biaya operasional dan mendongkrak volume produksi secara masif.

Menutup arahannya, Bupati Siak juga melayangkan peringatan keras kepada seluruh jajaran direksi dan karyawan PT BSP untuk segera menyudahi segala bentuk faksionalisme atau perpecahan internal yang dapat menghambat laju roda organisasi.

Dengan bersatunya seluruh elemen korporasi di bawah kepemimpinan direktur yang baru, PT BSP diharapkan mampu kembali kokoh menjadi pilar utama penggerak kedaulatan energi yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.