SUNGAI SALAK – Pemerintah Kelurahan Sungai Salak secara konsisten terus menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam mendongkrak derajat kesehatan masyarakat melalui optimalisasi layanan pos pelayanan terpadu (Posyandu) bagi kalangan balita dan ibu menyusui.
Langkah nyata tersebut diimplementasikan lewat pelaksanaan agenda rutin Posyandu Asyifa yang diselenggarakan secara tertib dan sukses menyedot partisipasi aktif puluhan pasang orang tua beserta anak-anak mereka pada Selasa (7/7/2026).
Sebanyak 24 anak tercatat mendapatkan intervensi pemeriksaan medis mendasar yang meliputi penimbangan berat badan secara berkala, pengukuran tinggi fisik, evaluasi kurva tumbuh kembang, hingga pemberian asupan imunisasi wajib guna membentengi sistem imun tubuh anak dari risiko penularan berbagai penyakit infeksius sejak usia dini.
Lurah Sungai Salak, Aiyub, S.K.M., hadir langsung meninjau sekaligus mendampingi jalannya kegiatan pemantauan kesehatan tersebut bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sungai Salak, Andriani Rista, S.P.
Kehadiran unsur pimpinan kelurahan ini menjadi bentuk dukungan moral dan struktural yang konkret terhadap efektivitas program jaminan kesehatan dasar bagi kelompok rentan di wilayahnya.
Dalam arahannya di sela-sela kesibukan pelayanan, Aiyub menegaskan bahwa Posyandu memegang peranan krusial sebagai garda terdepan untuk memastikan fase pertumbuhan emas anak berjalan optimal.
Melalui pencatatan berkala di posyandu, segala bentuk indikasi defisiensi nutrisi maupun keterlambatan perkembangan fisik anak dapat dideteksi dan ditangani dengan cepat sebelum terlambat.
Pihak otoritas kelurahan sangat mengharapkan tumbuhnya kesadaran kolektif dari para orang tua agar senantiasa disiplin dan terjadwal membawa buah hati mereka ke fasilitas posyandu terdekat setiap bulannya.
Guna memastikan kelancaran operasional dan mutu mutu pelayanan di lapangan, Posyandu Asyifa kali ini didukung penuh oleh tim tenaga medis profesional dari Puskesmas Sungai Salak serta diperkuat oleh kontribusi tenaga bantuan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indragiri (UNISI).
Sinergi lintas lembaga yang harmonis ini diproyeksikan mampu memicu lonjakan partisipasi warga lokal dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan sekunder, yang pada jangka panjang akan melahirkan generasi penerus bangsa di kawasan Sungai Salak yang sehat, tangguh, cerdas, serta bebas dari ancaman stunting.










