Potret RiauDumai

Tradisi Adat Melayu Warnai Penyambutan Kapolres Dumai yang Baru di Mapolres

25
×

Tradisi Adat Melayu Warnai Penyambutan Kapolres Dumai yang Baru di Mapolres

Sebarkan artikel ini
Tradisi adat Melayu yang sarat akan makna dan nilai leluhur kembali mewarnai jalannya prosesi serah terima jabatan pucuk pimpinan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Dumai pada Kamis (16/7/2026).F-Istimewa

DUMAI – Tradisi adat Melayu yang sarat akan makna dan nilai leluhur kembali mewarnai jalannya prosesi serah terima jabatan pucuk pimpinan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Dumai pada Kamis (16/7/2026).

Bertempat di area halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Dumai, Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM., MARS., menghadiri secara langsung rangkaian seremoni penyambutan resmi dan prosesi Tepuk Tepung Tawar bagi Kapolres Dumai yang baru, AKBP Fatikh Dedy Setyawan, S.H., S.I.K., M.Si..

Kehadiran orang nomor satu di Kota Dumai ini merupakan bentuk representasi dukungan penuh pemerintah daerah serta elemen masyarakat terhadap komitmen pengabdian korps bhayangkara di wilayah pelabuhan tersebut.

AKBP Fatikh Dedy Setyawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kapolres Dumai guna menggantikan pejabat lama, AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., yang berpindah tugas ke kesatuan baru.

Rangkaian seremoni adat ini diawali dengan prosesi pengalungan bunga serta pemasangan ikat kepala khas Melayu atau tanjak secara khidmat oleh jajaran pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai tepat saat sang perwira menengah polri tersebut melintasi gerbang utama Mapolres.

Suasana penyambutan terasa semakin megah dan kental akan nuansa kebersamaan dengan iringan tetabuhan alunan musik kompang yang menggema sebagai simbol kehormatan serta suka cita atas datangnya pemimpin baru.

Ritual Tepuk Tepung Tawar yang sakral ini digelar sebagai wadah untaian doa kolektif agar pejabat kapolres yang baru senantiasa dianugerahi keberkahan, keselamatan, keteguhan hati, serta kesuksesan dalam menjaga keamanan wilayah.

Jalannya penepukan penawar dipimpin pertama kali oleh Wali Kota Dumai, lalu diikuti secara bergiliran oleh Ketua LAMR Dumai, Ketua DPRD Dumai, serta seluruh jajaran pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dengan bergulirnya komando kepemimpinan yang baru ini, kepolisian resor diharapkan mampu mengukuhkan performa pelayanan kamtibmas secara inklusif sekaligus merawat kemitraan yang harmonis bersama seluruh lapisan masyarakat.