BENGKALIS – Jajaran Polsek Mandau, Polres Bengkalis, kembali turun ke lapangan guna mengakselerasi program ketahanan pangan strategis nasional. Langkah ini diwujudkan melalui pengelolaan lahan dalam rangka mendukung Program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 juta hektar Polri, yang menjadi bagian integral dari Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan maraton yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di Jalan Karya, RT 04 RW 02, Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Aksi nyata ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, S.I.K., M.Si., dengan menggandeng personel bhabinkamtibmas, unsur pemerintah desa, unit BUMDes, serta kelompok tani pengelola lahan setempat. Program ini dirancang untuk mewujudkan swasembada pangan nasional lewat optimalisasi lahan produktif menggunakan pola tanam tumpang sari.
Targetkan Luas Lahan 29 Hektar secara Bertahap
Lahan potensial yang masuk dalam target pengelolaan ini memiliki luas keseluruhan mencapai 29 hektar. Hingga pertengahan Mei, rincian progres pemanfaatan lahan adalah sebagai berikut:
-
Lahan Sudah Ditanami: 8,5 hektar
-
Lahan Tahap Pengelolaan: 20,5 hektar
Khusus pada agenda hari ini, tim gabungan menargetkan perluasan tanam jagung di area baru seluas 2 hektar, di mana pengerjaan penanaman sekitar 1 hektar di antaranya berhasil dirampungkan dengan lancar.
Adapun komoditas yang dipilih adalah varietas unggul Jagung Pipil merk Pioneer P32 Singa. Untuk mempercepat efisiensi pengerjaan, proses pembongkaran tanah disokong oleh mekanisasi pertanian modern berupa alat berat traktor John Deere singkal piringan mata 5, yang disewa dari tokoh masyarakat sekaligus mitra pemilik lahan, Sdr. Salim.
“Sinergitas tanpa sekat antara Polri, pemerintah desa, BUMDes, dan tokoh masyarakat menjadi kunci utama kelancaran implementasi program Asta Cita ini di tingkat tapak,” ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona.
Optimalisasi Lahan Berkelanjutan Sejak April
Sebagai catatan historis, gerakan penanaman jagung pipil di Desa Bathin Betuah ini tidak berjalan instan, melainkan telah dicicil secara berkala sejak awal April 2026 dengan akumulasi luasan awal menyentuh 7,5 hektar.
Polres Bengkalis bersama Polsek jajaran berkomitmen untuk terus mengawal dan merangkul para pemilik lahan tidur di wilayah hukumnya agar bersedia mengubah lahan mereka menjadi lumbung pangan yang produktif.
Agenda penanaman berskala besar ini turut dihadiri dan dikawal langsung oleh Briptu Maula Salsabila, S.H. (Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah), Pj Kepala Desa Bathin Betuah Edi.S, Ketua Unit BUMDes Karsiman, serta Sdr. Salim selaku tokoh masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.












