Potret RiauIndragiri Hulu

Pasca Banjir, Bupati Ade Agus Hartanto Gotong Royong Bersihkan Drainase

21
×

Pasca Banjir, Bupati Ade Agus Hartanto Gotong Royong Bersihkan Drainase

Sebarkan artikel ini
Satu unit alat berat mini tampak mengeruk saluran drainase penyebab banjir di jalan M Tahar Kelurahan Pematang Reba.F-Manroe/Potret24.com

RENGAT – Pasca banjir yang sempat merendam sejumlah titik baik pemukiman warga maupun jalan yang terjadi beberapa hari lalu di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama sejumlah pimpinan OPD, Camat, relawan serta masyarakat setempat, melaksanakan kegiatan gotong royong, Minggu (24/5/2026).

Titik yang disasar sebagai lokasi gotong royong, antara lain parit kantor Camat Rengat Barat, kantor Lurah Pematang Reba, dan parit GOR Sultan Mahmudsyah, dengan menggunakan 1 unit alat berat kecil.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, Bupati Ade Agus Hartanto bersama yang lainya bersama-sama membersihkan lumpur, sampah dan sisa genangan banjir.

Kegiatan itu dilakukan sebagai langkah pertama dalam pemulihan lingkungan agar kembali sehat dan aman bagi warga, terutama di kawasan yang aktivitasnya sempat terganggu akibat banjir, sekaligus upaya pencegahan antisipasi banjir kembali terulang di kemudian hari.

Bupati Ade Agus Hartanto juga meninjau kondisi drainase dan menemukan adanya penyumbatan serta penyempitan saluran air di sejumlah titik. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu penyebab lambatnya aliran air saat curah hujan tinggi, sehingga memperparah genangan di permukiman warga.

Atas temuan itu, Ade langsung menginstruksikan OPD terkait melakukan pengerukan dan normalisasi drainase sehingga nantinya kapasitas saluran air kembali lancar mengalir, tidak tergenang.

Menurutnya, penanganan pasca banjir tidak cukup hanya dilakukan pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ade berharap semangat gotong royong serupa dapat diterapkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa mendatang. (**)