SELATPANJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti terus bergerak cepat mengamankan kedaulatan pangan dan kelancaran arus logistik daerah dengan mempercepat penyiapan lahan untuk proyek pembangunan gudang komoditas Bulog.
Langkah taktis ini dimatangkan melalui rapat koordinasi intensif yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati pada Kamis (9/7/2026).
Pertemuan lintas sektoral ini sengaja mengumpulkan Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, jajaran Bagian Hukum, hingga Bidang Aset BPKAD guna membedah dan menyelesaikan hambatan regulasi pertanahan di kawasan Dorak, Selatpanjang.
Bupati Asmar melayangkan instruksi tegas kepada jajaran Bagian Hukum dan Dinas Perkimtan untuk segera menuntaskan segala urusan administrasi serta legalitas sertifikasi lahan dalam waktu dekat agar tidak memicu keterlambatan waktu konstruksi fisik.
Untuk memastikan program ketahanan pangan ini berjalan mulus, pemerintah daerah juga menjadwalkan agenda audiensi formal dengan jajaran Direksi Perum Bulog pusat sekaligus menggandeng PT Sucofindo guna menerjunkan tim survei peninjauan teknis ke lapangan.
Pihak eksekutif menekankan bahwa jika kondisi ruang fiskal daerah memungkinkan, skema pembiayaan konstruksi akan mulai dikucurkan secara bertahap pada sisa tahun anggaran ini dan dilanjutkan secara berkesinambungan pada tahun anggaran 2027.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur pangan, dalam forum yang sama Bupati Asmar juga menyoroti akselerasi penyelesaian mega proyek Pelabuhan Dorak yang dinilai sebagai urat nadi interkoneksi niaga maritim di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kedua infrastruktur strategis ini ditargetkan harus berjalan secara simultan dan beriringan agar dampak multiplier ekonomi dari sektor kelancaran distribusi logistik dapat segera dinikmati oleh masyarakat luas.
Menutup arahannya, kepala daerah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuang ego sektoral dan meningkatkan performa kerja guna memastikan seluruh target proyek strategis daerah terealisasi secara akuntabel.












