PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah proaktif dalam memastikan keandalan serta percepatan perbaikan sarana publik di seluruh wilayah hukumnya.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menginstruksikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau beserta seluruh jajaran kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk melipatgandakan intensitas pengawasan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah masing-masing.
Arahan tegas tersebut disampaikan langsung oleh orang nomor satu di Riau tersebut saat menggelar kunjungan kerja strategis ke Kantor Dinas PUPR Provinsi Riau pada Rabu (10/6/2026).
Langkah taktis ini sengaja diambil guna menjamin agar setiap proyek pembangunan maupun agenda pemeliharaan rutin infrastruktur dapat berjalan secara optimal serta mendatangkan asas manfaat maksimal bagi mobilitas harian masyarakat.
Melalui penguatan fungsi kontrol dan pengawasan langsung di lapangan, berbagai titik kerusakan jalan, jembatan, maupun fasilitas umum lainnya diharapkan dapat segera diidentifikasi sejak dini untuk kemudian ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terukur.
SF Hariyanto menegaskan bahwa kehadiran fisik para pejabat berwenang di lokasi krusial akan memotong rantai birokrasi, mempercepat proses pemetaan masalah, serta memastikan model penanganan yang dieksekusi di lapangan benar-benar menjawab kebutuhan riil warga setempat.
Lebih lanjut, Plt Gubernur Riau meminta dengan sangat agar seluruh kepala UPT tidak lagi menerapkan gaya kepemimpinan pasif yang hanya duduk di balik meja sembari menerima laporan formal dari staf bawahan semata.
Jajaran pimpinan UPT diwajibkan untuk mengagendakan peninjauan lapangan secara berkala dan konsisten agar mengetahui potret objektif infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi di daerahnya masing-masing.
Ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan publik yang prima dari Dinas PUPR harus senantiasa dibarengi dengan respons yang tanggap dan kilat terhadap berbagai keluhan atau aduan yang dilayangkan oleh masyarakat.
Kecepatan dalam mengambil keputusan perbaikan dinilai sebagai indikator kunci agar hasil dan denyut pembangunan daerah dapat dirasakan secara nyata dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat di seantero Bumi Lancang Kuning.(Adv)












