PEKANBARU — PT Karya Fia Utama (KFU) secara resmi membenahi sistem rekrutmen tenaga kerja guna menutup rapat celah praktik percaloan dan pungutan liar (pungli).
Langkah pembenahan internal ini diambil untuk memastikan seluruh proses penerimaan karyawan berjalan profesional, objektif, tanpa biaya, serta tetap memberi ruang kesempatan bagi masyarakat tempatan.
General Manager PT KFU, Andreo Joeliossa, mengutuk keras dugaan praktik pungli yang sempat beredar di media sosial.
Pihaknya menegaskan bahwa manajemen tidak pernah memberi wewenang kepada oknum atau lembaga mana pun untuk meminta imbalan uang kepada para calon pelamar kerja.
Sebagai langkah preventif, PT KFU membuka akses pelamaran kerja resmi secara transparan melalui jalur surel elektronik resmi.
Untuk posisi Cleaning Service, lamaran dapat dikirimkan ke cleaning.service@kfu.co.id, posisi Security ke security@kfu.co.id, serta posisi Office Support melalui human.resource@kfu.co.id tanpa perlu melalui perantara.
Mengenai hak dan kesejahteraan pekerja, sejumlah karyawan KFU mengonfirmasi bahwa seluruh proses kelulusan seleksi mereka bebas biaya serta menerima upah sesuai standar UMK yang berlaku.
Perusahaan menggarisbawahi bahwa evaluasi kinerja dan pembinaan SDM secara berkala dilakukan murni berdasarkan mekanisme serta ketentuan internal perusahaan demi menjaga mutu pelayanan.
Manajemen PT KFU meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh isu liar dan informasi negatif tak bertanggung jawab di media sosial.
Pihak perusahaan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan melalui saluran resmi apabila menemukan oknum yang menjanjikan kelulusan kerja dengan meminta imbalan tertentu.










