Potret Nasional

SMSI Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi Lewat Pokja Newsroom

28
×

SMSI Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi Lewat Pokja Newsroom

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si.F-Istimewa

JAKARTA — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran pers dalam menjaga demokrasi, stabilitas nasional, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa yang melibatkan sejumlah pengurus SMSI di tingkat provinsi.

Sebagai organisasi yang menaungi pemilik dan CEO media siber di Indonesia serta menjadi konstituen Dewan Pers, SMSI menilai keberadaan Pokja Newsroom Jaga Desa memiliki arti strategis, terutama dalam menghadapi dinamika kebangsaan dan perkembangan situasi politik yang menjadi perhatian masyarakat.

Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si., mengatakan pengukuhan tersebut setidaknya membawa tiga pesan penting. Pertama, SMSI sebagai konstituen Dewan Pers ingin menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia tetap berada dalam kondisi kondusif. Kedua, pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa menjadi bentuk keberpihakan SMSI terhadap berbagai persoalan yang berkembang di wilayah pedesaan. Ketiga, program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan dan menjaga NKRI dengan desa sebagai salah satu entitas penting dalam kehidupan berbangsa.

“Sebagai konstituen Dewan Pers, SMSI hadir sebagai ambasador, duta bangsa untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia tetap kondusif. Pokja Newsroom Jaga Desa juga merupakan afirmasi atas keberpihakan SMSI terhadap masalah pedesaan serta manifestasi nyata menjaga NKRI dengan desa sebagai entitas yang sangat penting,” ujar Firdaus.

Menurut Firdaus, pengukuhan yang berlangsung menjelang akhir Agustus, ketika suhu politik nasional tengah menjadi perhatian publik, juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya menjaga idealisme pers.

Ia menyebut kegiatan yang digelar di Hall Dewan Pers tersebut menjadi bagian dari komitmen SMSI dalam memperkuat spirit kebangsaan melalui peran media. Lima provinsi yang dikukuhkan dinilai telah menunjukkan keseriusan melalui berbagai program yang sebelumnya telah dicanangkan SMSI.

Lima provinsi yang mengikuti pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa tersebut yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Pembentukan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya telah dilakukan di Bali pada awal Juli, kemudian Lampung, Banten, dan Kepulauan Riau.

Firdaus memastikan pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa dari kelima provinsi tersebut dikukuhkan secara bersamaan dalam satu seremoni di Hall Dewan Pers.

Wakil Direktur Pemberdayaan Daerah SMSI Pusat, Drs. Jayanto Arus Adi, MM., mengatakan pembentukan Pokja Newsroom Jaga Desa akan terus diperluas ke daerah lainnya. Setelah lima provinsi tersebut dikukuhkan, daerah-daerah lain juga akan mengikuti langkah serupa dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Jayanto yang juga merupakan Ahli Pers Dewan Pers menilai pelaksanaan pengukuhan di tengah munculnya spekulasi mengenai potensi aksi massa pada akhir Agustus justru memiliki pesan tersendiri. Menurutnya, situasi tersebut dapat menjadi momentum pembelajaran bagi seluruh elemen bangsa dalam memahami kehidupan berdemokrasi.

“Kami dan seluruh keluarga besar SMSI percaya rencana aksi unjuk rasa nasional memberikan amunisi moral kegiatan ini. Justru bagi kami, momentum sekarang ini sangat penting sebagai pembelajaran berbangsa dan bernegara secara lebih utuh,” kata Jayanto.

Sementara itu, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, CREL., mengatakan SMSI sejak awal dibangun sebagai organisasi profesional yang bergerak di bidang media dan memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata dalam menjaga demokrasi.

Ia menegaskan SMSI berkomitmen mendukung stabilitas nasional serta keutuhan negara, namun tetap menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan aspirasi.

Melalui Pokja Newsroom Jaga Desa, SMSI juga mendorong seluruh pengurus dan anggota di berbagai daerah untuk tetap menjalankan tugas jurnalistik secara profesional. Media diharapkan mampu menghadirkan informasi yang jernih, berimbang, dan bertanggung jawab, khususnya ketika kondisi nasional tengah mengalami dinamika.

Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa pun diharapkan menjadi salah satu langkah SMSI untuk memperkuat peran media siber dalam memberikan informasi yang berkualitas sekaligus ikut menjaga suasana kehidupan demokrasi tetap kondusif.