AdvertorialBengkalisPotret Riau

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Pulau Rupat Sabet Apresiasi Bupati Kasmarni

34
×

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Pulau Rupat Sabet Apresiasi Bupati Kasmarni

Sebarkan artikel ini
Bupati Hj Kasmarni bersama Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri saat meninjau pemeriksaan kesehatan gratis.F-Istimewa

BENGKALIS — Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi yang digagas oleh Polda Riau di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kamis (6/8/2026).

Mengusung pesan utama “Merawat Indonesia dari Tapal Batas”, agenda ini dinilai menjadi bukti nyata hadirnya kolaborasi kuat antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat dalam menyalurkan perhatian serta pelayanan hingga ke kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Kehadiran jajaran Polda Riau yang dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri disambut hangat oleh Bupati Kasmarni. Ia menegaskan bahwa Pulau Rupat sebagai salah satu beranda terdepan NKRI membutuhkan perhatian dan pendekatan khusus.

Menurutnya, rangkaian kegiatan ini tidak sekadar agenda seremonial, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat perbatasan melalui penyaluran bantuan sosial, sarana produktif, hingga pelayanan kesehatan gratis.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Heri menjelaskan bahwa ekspedisi ini merupakan implementasi program Green Policing untuk mendorong tanggung jawab sosial dan ekologis di wilayah pesisir.

Rangkaian aksi di Pulau Rupat diwarnai dengan pembagian ribuan Bendera Merah Putih menyambut HUT ke-81 RI, penyerahan bantuan mesin ketinting bagi nelayan, dialog kebangsaan, hingga penanaman 1.000 bibit pohon mangrove guna menanggulangi ancaman abrasi pantai.

Bupati Kasmarni berharap sinergitas yang terjalin antara Pemkab Bengkalis, Polda Riau, Polres Bengkalis, dan TNI dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa masyarakat perbatasan harus diposisikan sebagai subjek utama pembangunan daerah, sehingga mampu bertransformasi menjadi masyarakat yang mandiri, berdaya, dan aktif menjaga kedaulatan serta kelestarian lingkungan di beranda terdepan Indonesia.(Inf)