RENGAT — Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto, mendampingi kunjungan kerja Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI M Syech Ismed di lokasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, Rabu (16/9/2026).
Rombongan menyeberangi perairan menggunakan perahu pompong untuk meninjau secara langsung kondisi lapangan.
Selain menerima paparan teknis pemadaman dari Polres Inhu, BPBD Inhu, dan Manggala Agni, jajaran Forkopimda bersama petugas pemadam juga menggelar Salat Istisqo di lokasi kebakaran sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon diturunkannya hujan.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo mengutarakan bahwa kehadiran pimpinan TNI-Polri dan BNPB ditujukan untuk memperkuat dukungan moral bagi petugas lapangan.
Tim gabungan fokus melokalisir area terbakar dan membuat sekat pembatas agar sebaran api tidak meluas ke kawasan pemukiman maupun perkebunan warga.
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi sinergis TNI-Polri dan BNPB.
Menurutnya, pola penanganan terpadu berhasil memadamkan secara penuh titik api di Desa Payarumbai serta menekan sebaran Karhutla hingga 80 persen di Desa Sungai Guntung Hilir.
Selain itu, Pemkab Inhu menyampaikan terima kasih atas dukungan alat berat dari Kapolda dan Pangdam, bantuan perlengkapan pompa mini striker, selang, hingga perangkat komunikasi Starlink dari BNPB.
Pemkab Inhu juga mengapresiasi dukungan anggaran operasional Karhutla sebesar Rp15 miliar dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Guna mempercepat respons penanganan Karhutla di tingkat tapak, Pemkab Inhu telah menginstruksikan seluruh pemerintah desa untuk segera mendirikan Posko Karhutla Desa.
Langkah ini diambil agar pemadaman awal dapat langsung dieksekusi oleh aparat serta relawan desa tanpa harus menunggu bantuan tim kabupaten.












