PEKANBARU – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, bergerak cepat mengambil alih komando koordinasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan teknis jelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026.
Sebagai panglima tertinggi aparatur sipil negara di Bumi Lancang Kuning, Sekdaprov Riau menaruh perhatian serius terhadap kesiapan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah.
Langkah intervensi ini dilakukan Syahrial Abdi guna memastikan syiar Islam melalui seni lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dijadwalkan buka pada Jumat, 26 Juni mendatang, dapat berjalan tanpa kendala teknis sekecil apa pun.
Ketegasan dan komitmen penuh Sekdaprov Riau ini terlihat nyata saat dirinya memimpin rapat koordinasi taktis menerima kunjungan kerja Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, pada Selasa, 12 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Syahrial Abdi secara proaktif membedah satu per satu draf laporan kemajuan yang diserahkan oleh Pemkab Kuansing, mulai dari pembangunan arena (astaka) utama di Taluk Kuantan hingga manajemen akomodasi domestik.
Sekdaprov menegaskan bahwa Pemprov Riau tidak akan membiarkan Kuansing berjalan sendiri dan siap mengawal aliran program fiskal dari APBD provinsi agar saling melengkapi dengan anggaran daerah.
Fokus utama yang menjadi catatan tebal Sekdaprov Syahrial Abdi dalam pertemuan pertengahan Mei 2026 tersebut adalah kelayakan jalur transportasi darat.
Mengingat gelaran ini akan menyedot kedatangan ribuan utusan kafilah, ofisial, dan dewan hakim dari 12 kabupaten/kota se-Riau, Syahrial Abdi langsung menginstruksikan pembagian kewenangan yang tegas.
Untuk ruas jalan poros yang masuk dalam kewenangan provinsi, Sekdaprov memerintahkan Dinas PUPR Riau untuk segera melakukan perbaikan darurat.
Sementara untuk jalan berstatus nasional, ia meminta jajaran terkait untuk segera mematangkan komunikasi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) demi menjamin keselamatan mobilitas jemaah.
Selain masalah jalan dan rekayasa arus lalu lintas, Sekdaprov Syahrial Abdi juga mendesak pemetaan ketat terhadap sektor akomodasi para peserta.
Ia menginginkan agar seluruh rumah tinggal (homestay) maupun hotel yang disiapkan Pemkab Kuansing benar-benar memiliki standardisasi pelayanan yang layak dan manusiawi.
Mendengar pemaparan dari Bupati Kuansing bahwa akumulasi persiapan teknis dan fisik di lapangan saat ini telah menyentuh angka 80 persen, Sekdaprov memberikan apresiasi tinggi namun tetap mengingatkan jajarannya untuk tidak kendor di sisa waktu yang ada.
Syahrial Abdi optimistis, lewat kendali koordinasi yang solid, MTQ ke-44 ini akan sukses menjadi stimulus kebangkitan ekonomi, pariwisata, dan budaya lokal.(Adv)












