Potret RiauPekanbaru

SF Hariyanto: Semua Anak Riau Berhak Mendapat Pendidikan

19
×

SF Hariyanto: Semua Anak Riau Berhak Mendapat Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.F-Istimewa

PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk memastikan seluruh anak usia sekolah mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya maupun keterbatasan daya tampung sekolah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur afirmasi di sekolah swasta yang bertujuan memberikan kesempatan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu sekaligus menekan angka putus sekolah di Provinsi Riau.

Menurut SF Hariyanto, pemerintah tidak ingin ada generasi muda di Riau yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena faktor ekonomi atau keterbatasan kuota di sekolah negeri.

“Pemerintah Provinsi Riau hadir untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya. Melalui jalur afirmasi di sekolah swasta, kami membuka akses seluas-luasnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, serta siswa yang belum berhasil diterima pada pilihan terakhir di sekolah negeri.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau tahun 2025, masih terdapat lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK akibat keterbatasan ekonomi. Karena itu, sekolah swasta diharapkan dapat mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperluas akses pendidikan.

SF Hariyanto juga mengajak seluruh sekolah swasta untuk turut berkontribusi dalam mencerdaskan generasi muda dan tidak semata-mata berorientasi pada aspek bisnis.

“Saya berharap sekolah swasta dapat bersama-sama mengambil tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Jalur afirmasi ini merupakan bentuk gotong royong dunia pendidikan untuk memastikan semua anak memperoleh kesempatan belajar yang sama,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan akan memberikan tambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada sekolah swasta yang menerima siswa melalui jalur afirmasi.

Bantuan tersebut akan diberikan selama tiga tahun masa pendidikan siswa sehingga dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendukung keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun yang menjadi prioritas nasional.

“Melalui dukungan BOSDA, kami ingin memastikan seluruh siswa yang diterima melalui jalur afirmasi dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik. Tidak boleh ada lagi anak Riau yang putus sekolah,” kata SF Hariyanto.

Untuk tahun ajaran 2026, total daya tampung jalur afirmasi di SMA dan SMK swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Riau mencapai 2.179 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 424 kursi di tingkat SMA dan 1.755 kursi di tingkat SMK yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Program ini diharapkan menjadi solusi bagi siswa yang belum mendapatkan tempat di sekolah negeri sekaligus memperluas akses pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Riau.