PEKANBARU – Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menggelar razia mendadak di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) pada Selasa (5/5/2026) dini hari. Operasi ini bertujuan untuk menekan peredaran gelap narkotika dan memastikan lokasi hiburan malam di Kota Bertuah bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.
Dalam operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut, polisi menyasar dua lokasi populer, yakni Live House di Jalan Soekarno Hatta dan Andrew’s Party Mart di Jalan Jenderal Sudirman.
Penyisiran dan Tes Urine Mendadak
Di lokasi pertama, Live House, petugas melakukan penggeledahan menyeluruh dan tes urine acak. Namun, di tempat ini tidak ditemukan adanya barang bukti maupun pengunjung yang terindikasi menggunakan narkoba.
Penyisiran kemudian berlanjut ke Andrew’s Party Mart. Di sini, personel kepolisian yang bersinergi dengan DPC Granat Kota Pekanbaru melakukan pemeriksaan lebih ketat. Setiap pengunjung diwajibkan menjalani tes urine di tempat guna mendeteksi zat psikotropika secara akurat.
Satu Pengunjung Positif Amphetamine
Hasilnya, seorang pengunjung pria berinisial BF (29) dinyatakan positif mengandung zat amphetamine dan methamphetamine (sabu) berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis lapangan. Petugas langsung mengamankan BF ke Mapolresta Pekanbaru untuk pemeriksaan intensif.
Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, mengonfirmasi temuan tersebut dan menjelaskan langkah hukum yang akan ditempuh terhadap pengunjung tersebut.
“Satu orang pengunjung positif urinenya, sudah kita amankan untuk diproses. Nantinya yang bersangkutan akan kita lakukan rehabilitasi melalui assessment terpadu,” tegas AKP Noki Loviko.
Komitmen Berantas Narkoba
AKP Noki menjelaskan bahwa pelibatan elemen masyarakat seperti DPC Granat merupakan bentuk sinergi kuat untuk mengawasi THM agar tidak beralih fungsi menjadi sarang narkoba. Operasi preventif dan represif ini akan terus dilakukan secara berkala.
“Tujuan kami adalah mempersempit ruang gerak pengedar dan menjamin keamanan warga. Kami mengimbau masyarakat untuk berani melapor jika melihat aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya,” pungkasnya.












