PEKANBARU — Penanganan intervensi gizi bagi keluarga dan balita berisiko stunting di Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, terus menunjukkan keberlanjutan.
Program bantuan pangan yang telah digulirkan sejak September 2026 tersebut kini resmi memasuki penyaluran tahap kedua bagi para penerima manfaat.
Mewakili Plt Camat Payung Sekaki Abdullah, S.STP., Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kecamatan Payung Sekaki, Herma Yeni, S.Pd., menjelaskan bahwa kuota sasaran di wilayahnya tercatat sebanyak 19 anak.
Penetapan kriteria dan validasi data penerima ditentukan langsung oleh Dinas Kesehatan melalui jaringan Puskesmas berdasarkan hasil penimbangan rutin di tingkat Posyandu tiap kelurahan.
Dalam alur distribusinya, program penyediaan logistik pangan dikelola penuh oleh Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Pekanbaru, sementara pihak kecamatan memfasilitasi pendistribusian langsung kepada orang tua balita yang terdaftar.
Mengingat kriteria penerima sangat spesifik dan ketat, jumlah alokasi disesuaikan dengan data riil anak berisiko stunting di lapangan.
Adapun paket komoditas yang diserahkan pada tahap kedua ini meliputi tiga karung kecil beras, dua papan telur, serta satu kotak susu formula pendukung gizi.
Melalui penyaluran bantuan pangan terintegrasi ini, Pemerintah Kecamatan Payung Sekaki berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan sehingga anak-anak dapat tumbuh secara sehat, optimal, dan cerdas.












