MALANG — Ritme Triple B Festival 2026 sudah terasa jauh sebelum musik dimainkan. Di area luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, proses loading, penataan perangkat, dan pemeriksaan sistem menjadi pemandangan pembuka sebelum lampu panggung menyala dan penonton berdatangan.
Di tengah rangkaian persiapan tersebut, Betavo Audio menghadirkan kombinasi professional speaker line array Live 12N dan ZRX‑210N. Keduanya dibawa dalam acara yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Juni 2026, bersama rangkaian penampilan yang melibatkan Brewog Audio, Blizzard Audio, serta DJ Bravy atau Bravyson Vconk.
Triple B Festival menjadi titik pertemuan antara dunia professional audio dan pertunjukan musik. Bagi penonton, perhatian tertuju pada tata cahaya, musik, dan penampilan di atas panggung. Sementara bagi operator, pemilik rental, teknisi, dan penggemar audio, perhatian juga mengarah pada perangkat yang dibawa, susunan sistem, serta proses di balik berlangsungnya acara.
Kehadiran Betavo di Kanjuruhan menempatkan Live 12N dan ZRX‑210N di tengah lingkungan tersebut.
Dua Hari di Kanjuruhan
Triple B Festival berlangsung selama dua hari di halaman Stadion Kanjuruhan. Dalam sejumlah materi acara, festival ini juga diperkenalkan dengan sebutan “Horeg With Triple B”, membawa karakter pertunjukan sound system yang lekat dengan perkembangan komunitas audio di Jawa Timur.
Nama Triple B merujuk pada tiga nama yang menjadi daya tarik utama acara: Bravy, Blizzard, dan Brewog. Ketiganya hadir dengan latar yang berbeda, tetapi bertemu dalam satu perhelatan yang memadukan musik elektronik, tata suara, dan antusiasme komunitas.
Hari pertama menjadi bagian pembuka dari keseluruhan rangkaian festival. Aktivitas berlanjut pada hari kedua dengan persiapan terakhir, checksound, dan penampilan DJ Bravy pada malam hari.
Menjelang pertunjukan utama, area festival memperlihatkan dua suasana yang berbeda. Di satu sisi, kru menyelesaikan pemeriksaan perangkat dan memastikan sistem siap digunakan. Di sisi lain, penonton mulai memenuhi area, menunggu rangkaian pertunjukan yang menjadi penutup festival.
Ketika malam tiba, sorot lampu panggung menjadi lebih dominan. Musik, tata cahaya, dan keramaian penonton kemudian mengubah halaman stadion menjadi ruang pertemuan besar bagi penggemar musik dan komunitas sound system.
Betavo Membawa Live 12N dan ZRX‑210N
Untuk kegiatan ini, Betavo memperkenalkan kombinasi line array Live 12N dan ZRX‑210N. Kehadirannya didokumentasikan sejak persiapan acara, Day 1, checksound, hingga berlangsungnya rangkaian hari terakhir bersama DJ Bravy.
Pemilihan kombinasi dua model tersebut menjadi cara Betavo memperlihatkan lini produknya dalam kegiatan lapangan. Produk tidak hanya tampil melalui katalog atau ruang pamer, tetapi hadir di lokasi yang melibatkan proses pengangkutan, penempatan, pemeriksaan, dan koordinasi teknis sebelum pertunjukan dimulai.
Dalam sistem audio profesional, tahap tersebut sangat menentukan. Kabinet speaker aktif vs speaker pasif perlu diposisikan dengan mempertimbangkan bentuk area dan arah pendengar. Amplifier harus disesuaikan dengan beban speaker, sementara processor atau digital loudspeaker management system digunakan untuk mengatur pembagian frekuensi, level, limiter, dan waktu tunda.
Karena itu, line array tidak dapat dinilai hanya dari ukuran kabinet atau besarnya daya. Hasil akhirnya selalu bergantung pada rancangan sistem secara keseluruhan dan keputusan operator di lapangan.
Kombinasi Live 12N dan ZRX‑210N merupakan perangkat Betavo yang hadir dalam rangkaian festival. Betavo tidak memosisikan dirinya sebagai satu-satunya penyedia keseluruhan sistem audio acara. Kehadirannya berada dalam satu ekosistem kegiatan yang juga melibatkan Brewog Audio, Blizzard Audio, kru produksi, operator, dan pihak penyelenggara.
Melihat Lebih Dekat ZRX‑210N
ZRX‑210N merupakan professional speaker line array dengan daya RMS 500 watt dan daya maksimum 1.000 watt berdasarkan spesifikasi resmi Betavo Audio. Kabinet ini memiliki impedansi 16 ohm, respons frekuensi 60 Hz–20 kHz, serta sensitivitas 100 dB pada pengukuran 1 watt dari jarak satu meter.
Bagi teknisi, impedansi 16 ohm menjadi salah satu informasi penting ketika beberapa kabinet akan dihubungkan ke amplifier. Susunan kabinet akan menentukan beban akhir pada kanal amplifier sehingga perancang sistem perlu menghitungnya sebelum perangkat dioperasikan.
Daya RMS 500 watt menggambarkan kemampuan penanganan daya secara berkelanjutan berdasarkan spesifikasi produk. Sementara itu, angka maksimum 1.000 watt menunjukkan batas daya puncak yang dicantumkan untuk model tersebut.
Sensitivitas 100 dB memberikan gambaran mengenai keluaran akustik kabinet dalam kondisi pengujian tertentu. Namun, angka tersebut bukan ukuran langsung mengenai tingkat suara yang diterima penonton saat festival. Jumlah kabinet, daya amplifier, pengaturan DSP, susunan subwoofer, jarak pendengar, dan kondisi area tetap mempunyai pengaruh besar.
Dalam konteks Triple B Festival, ZRX‑210N dibawa bersama Live 12N sebagai kombinasi line array Betavo. Keduanya memperlihatkan pilihan produk yang dapat dipertimbangkan untuk pengembangan sistem audio, dengan konfigurasi yang tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan setiap acara.
Panggung Besar Dimulai dari Persiapan
Salah satu bagian menarik dari dokumentasi Triple B Festival justru terlihat sebelum DJ Bravy tampil. Proses loading memperlihatkan bagaimana sebuah acara dimulai dari pekerjaan yang tidak selalu disaksikan penonton.
Perangkat harus tiba di lokasi, diturunkan, ditempatkan, lalu diperiksa satu per satu. Setelah itu, sistem menjalani checksound untuk memastikan jalur audio berfungsi dan setiap bagian dapat merespons sesuai pengaturan.
Checksound bukan sekadar memutar musik dengan suara keras. Pada tahap ini, operator biasanya memeriksa sinyal, level, keseimbangan frekuensi, koneksi kabinet, respons subwoofer, hingga konsistensi sistem sebelum pertunjukan dimulai.
Rangkaian persiapan tersebut memberikan konteks yang lebih kuat terhadap kehadiran Betavo. Live 12N dan ZRX‑210N tidak hanya dibawa untuk kebutuhan dokumentasi produk, tetapi masuk dalam lingkungan kerja audio yang mempunyai tahapan, tuntutan, dan tantangan nyata.
Bagi komunitas professional audio, proses semacam ini juga menjadi ruang belajar. Pengunjung dan pelaku rental dapat mengamati bagaimana perangkat ditangani, bagaimana suatu sistem dipersiapkan, serta mengapa koordinasi antarkru dibutuhkan dalam acara berskala besar.
DJ Bravy Menutup Rangkaian Festival
Puncak keramaian berlangsung pada hari kedua ketika DJ Bravy mengambil bagian dalam rangkaian pertunjukan. Musik elektronik, permainan tata cahaya, dan respons penonton menghidupkan area luar Stadion Kanjuruhan hingga malam hari.
Penampilan tersebut menjadi penutup dari proses panjang yang telah berjalan sejak loading. Di balik setiap lagu yang dimainkan terdapat rangkaian kerja kru, operator, dan berbagai pihak yang telah mempersiapkan acara sejak sebelum penonton tiba.
Bagi Betavo, malam tersebut menjadi bagian dari pengalaman membawa produknya ke lingkungan pertunjukan terbuka. Kehadiran bersama Brewog, Blizzard, dan DJ Bravy bukan berarti seluruh pihak berada dalam satu kemitraan komersial, melainkan hadir dan mengambil bagian dalam rangkaian Triple B Festival yang sama.
Pertemuan tersebut tetap bernilai bagi perkembangan industri audio. Satu lokasi dapat mempertemukan brand perangkat, pemilik sound system genset, teknisi, musisi, operator, serta pengguna yang selama ini hanya saling melihat melalui media digital.
Mendekatkan Betavo dengan Komunitas Audio Jawa Timur
Jawa Timur memiliki ekosistem sound system yang aktif. Perkembangannya tidak hanya terlihat dari banyaknya acara, tetapi juga dari komunitas pengguna, operator, pemilik rental, perakit sistem, dan penggemar audio yang terus bertumbuh.
Kehadiran di Triple B Festival memberi Betavo kesempatan untuk berada lebih dekat dengan lingkungan tersebut. Melalui kegiatan lapangan, brand dapat melihat bagaimana kebutuhan audio berkembang, perangkat seperti apa yang diperhatikan pengguna, serta tantangan yang dihadapi operator ketika bekerja di ruang terbuka.
Interaksi ini berbeda dari komunikasi melalui toko atau media sosial. Di lapangan, pembicaraan mengenai sebuah produk biasanya menjadi lebih praktis: bagaimana karakter kabinetnya, berapa impedansinya, bagaimana kebutuhan amplifier, bagaimana perangkat dipindahkan, serta seperti apa kemungkinan konfigurasinya.
Dengan membawa Live 12N dan ZRX‑210N ke Kanjuruhan, Betavo menambah jejak aktivitas lapangannya sekaligus memperkenalkan produknya kepada audiens yang dekat dengan dunia professional audio Perbedaan Mic Dynamic dan Condenser .
Triple B Festival akhirnya tidak hanya menyisakan dokumentasi kemeriahan panggung. Bagi Betavo, dua hari tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan komunitas, memperoleh pengalaman dari kondisi penggunaan nyata, dan memperluas pengenalan produk di Jawa Timur.
Dari proses loading hingga penampilan DJ Bravy, kehadiran Betavo di Kanjuruhan memperlihatkan satu hal: sebuah acara musik tidak hanya dibangun oleh orang-orang di atas panggung, tetapi juga oleh perangkat, operator, teknisi, dan kerja panjang yang berlangsung di belakangnya.
Tentang Betavo Audio
Betavo Audio merupakan brand professional audio yang telah melayani pasar Indonesia sejak 2006. Betavo menyediakan berbagai kebutuhan sound system, meliputi speaker, amplifier, mixer, mikrofon, audio management, aksesori, dan suku cadang.
Melalui pengembangan produk, edukasi audio, serta keterlibatan dalam kegiatan lapangan, Betavo berupaya mendukung kebutuhan pengguna rumahan, operator, teknisi, pelaku rental sound system, dan komunitas professional audio di berbagai wilayah Indonesia. (*rls)












