Pelelawan

Srikandi PLN NP UP Tenayan Lestarikan Budaya di Lingkungan Pembangkit di Hari Kartini

41
×

Srikandi PLN NP UP Tenayan Lestarikan Budaya di Lingkungan Pembangkit di Hari Kartini

Sebarkan artikel ini
Srikandi PLN NP UP Tenayan saat berfoto bersama mengenakan busana kebaya

PEKANBARU – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada setiap tanggal 21 April, para karyawati yang tergabung dalam Srikandi PLN NP UP Tenayan melestarikan budaya dengan balutan busana tradisional kebaya.

Penggunaan kebaya di lingkungan kerja ini wujud penghormatan terhadap perjuangan RA Kartini sekaligus upaya melestarikan warisan budaya Indonesia di tengah lingkungan industri energi yang dinamis dan modern.

Bekerja di sektor teknis pembangkitan listrik yang identik dengan kedisiplinan tinggi, para Srikandi tetap menunjukkan sisi keanggunan dan identitasnya sebagai perempuan Indonesia dalam menciptakan harmoni antara kearifan lokal dengan profesionalisme kerja.

Hal ini untuk menumbuhkan kembali semangat Kartini dalam diri setiap karyawati, yakni semangat untuk terus maju, berinovasi, dan menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang setara dalam mendukung keandalan energi nasional.

Manager UP Tenayan, Khoirul Huda mengapresiasi penuh terhadap semangat para Srikandi dalam merayakan hari bersejarah bagi perempuan Indonesia ini.

“Momen Hari Kartini dengan busana kebaya ini menjadi simbol bahwa perempuan di PLN Nusantara Power UP Tenayan tidak hanya andal secara profesional, tetapi juga mampu menjaga akar budayanya. Kami sangat bangga memiliki Srikandi-srikandi tangguh yang menjadi bagian penting dalam operasional pembangkitan kami,” ujar Khoirul Huda.

Terpisah salah satu perwakilan Srikandi PLN NP UP Tenayan mengungkapkan bahwa mengenakan kebaya memberikan rasa bangga tersendiri.

“Kebaya ini mengingatkan kami bahwa sebagai perempuan modern, kami memiliki kekuatan untuk berkontribusi di bidang apa pun tanpa melupakan jati diri dan semangat perjuangan Ibu Kartini,” ungkapnya. *