DUMAI – Halaman Kantor Wali Kota Dumai bertransformasi menjadi panggung budaya yang megah pada Jumat (17/4/2026).
Ratusan pasang mata warga memadati lokasi untuk menyaksikan Pagelaran Seni dan Budaya yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Dumai bekerja sama dengan Kecamatan Bukit Kapur.
Agenda istimewa ini diselenggarakan dalam rangka memperingati dua momentum besar sekaligus, yakni Hari Jadi Kota Dumai ke-27 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Bukit Kapur ke-47.
Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, SE, secara resmi membuka perayaan tersebut dengan prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Dalam pidatonya, Sugiyarto menegaskan bahwa keberagaman etnis dan budaya yang hidup berdampingan merupakan aset paling berharga bagi Kota Dumai.
Ia berharap melalui panggung seni ini, semangat silaturahmi antarwarga semakin erat sehingga Dumai tetap menjadi kota yang harmonis dan kondusif di tengah laju modernisasi yang kian pesat.
Sejalan dengan visi pelestarian identitas daerah, Kepala Disdikbud Kota Dumai, Mukhlis Suzantri, mengungkapkan bahwa acara ini dirancang sebagai benteng budaya bagi generasi z dan milenial. Selain menjadi ajang unjuk bakat bagi para seniman muda, pagelaran ini juga berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi kreatif.
Kehadiran stan-stan kuliner khas dari wilayah Bukit Kapur menjadi daya tarik tersendiri, memperkenalkan potensi UMKM lokal kepada masyarakat luas yang hadir di pusat kota.
Camat Bukit Kapur, Ns. Teguh Widodo, melaporkan bahwa rangkaian pesta rakyat ini berlangsung selama dua hari penuh, terhitung sejak 16 hingga 17 April 2026.
Berbagai sanggar seni dari tingkat sekolah hingga kelompok umum turut berpartisipasi menampilkan tarian tradisional dan pertunjukan musik yang memukau.
Antusiasme warga yang datang tidak hanya berasal dari wilayah perkotaan, namun juga didominasi oleh masyarakat Kecamatan Bukit Kapur yang sengaja hadir untuk merayakan hari jadi wilayah mereka.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran jajaran Forkopimcam, tokoh adat, serta tokoh agama yang duduk bersama masyarakat menyaksikan atraksi budaya di lapangan. Integrasi antara nilai-nilai tradisi dan semangat pembangunan ekonomi melalui UMKM menjadikan peringatan hari jadi kali ini lebih bermakna.
Pemerintah Kota Dumai optimis, melalui agenda rutin tahunan seperti ini, kekayaan khazanah budaya lokal akan tetap terjaga dan menjadi identitas kuat bagi kemajuan daerah di masa depan.












