Galeri Foto

Pansus DPRD Riau Bedah Rencana Modal BRK Syariah di Kantor Cabang Jakarta

31
×

Pansus DPRD Riau Bedah Rencana Modal BRK Syariah di Kantor Cabang Jakarta

Sebarkan artikel ini
Kunjungan kerja lapangan yang dilakukan jajaran Pansus ke Kantor Cabang BRKS Jakarta pada Selasa (7/4/2026) guna meninjau langsung operasional serta prospek bisnis bank plat merah tersebut di ibu kota.

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai penambahan penyertaan modal bagi dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis, yakni PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan PT Jamkrida Riau.

Langkah ini dipertegas melalui kunjungan kerja lapangan yang dilakukan jajaran Pansus ke Kantor Cabang BRKS Jakarta pada Selasa (7/4/2026) guna meninjau langsung operasional serta prospek bisnis bank plat merah tersebut di ibu kota.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut, Ketua Pansus Robin P. Hutagalung bersama anggota lainnya menggali lebih dalam urgensi dari penambahan modal yang diusulkan pemerintah daerah. Anggota Pansus, Eva Yuliana, menekankan perlunya transparansi terkait alokasi penggunaan modal serta mendorong manajemen bank untuk lebih proaktif dalam mempromosikan produk unggulan dan merespons keluhan nasabah secara cepat.

Senada dengan itu, Ginda Burnama memberikan catatan khusus mengenai infrastruktur pendukung, terutama ketersediaan lahan parkir yang memadai untuk menjamin kenyamanan pengunjung kantor cabang di Jakarta.

Aspek tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) juga menjadi poin krusial yang diangkat dalam audiensi ini. Ayat Cahyadi meminta kejelasan terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) penyaluran dana CSR agar tepat sasaran bagi pelaku UMKM serta sektor sosial keagamaan.

Di sisi lain, Abdul Kasim mempertanyakan strategi jitu kantor cabang dalam menjaring nasabah baru, sementara Sofyan mengusulkan agar BRK Syariah merangkul mahasiswa asal Riau di Jakarta sebagai basis nasabah potensial untuk memperluas jangkauan pasar.

Menanggapi rencana ekspansi, Diski menyoroti arah strategis dari penambahan modal ini agar selaras dengan tujuan jangka panjang perusahaan. Hardianto pun mengingatkan agar BRK Syariah tidak sekadar tumbuh secara modal, tetapi wajib meningkatkan keunggulan kompetitif agar mampu bersaing dengan bank nasional di pusat keuangan Indonesia.

Pihak manajemen BRKS yang diwakili Direktur Kepatuhan Manajemen Resiko Fajar Restu Febriansyah dan Kepala Cabang Jakarta Nety Supiaty, bersama Direktur Utama Jamkrida Hafid Akbar, menyambut baik masukan tersebut sebagai bahan evaluasi internal. Melalui penguatan modal ini, DPRD berharap kinerja BUMD semakin solid sehingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau dapat meningkat secara signifikan di masa mendatang.***

Narasi & Foto : Istimewa