Waspada Karhutla, Ketua DPRD Siak Azmi Ingatkan Tiap Perusahaan Miliki Program Desa Bebas Api - Cerdas - Kritik - Tajam

Waspada Karhutla, Ketua DPRD Siak Azmi Ingatkan Tiap Perusahaan Miliki Program Desa Bebas Api

Potret24.com, Siak- Waspada terhadap hal Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), karena itu Ketua DPRD Siak Azmi meminta semua perusahaan beroperasi, diharuskan ada Program Desa Bebas Api. Karena pihak perusahaan berkewajiban bisa menjaga areal konsesi dan sekitarnya.

“Diingatkan dan diminta itu perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak agar  harus memiliki Program Desa Bebas Api atau Free Fire Village Program. Dikarena perusahaan berkewajiban menjadi areal konsesi dan sekitar agar dapat tercegah amukan Karhutla,” kata Azmi menjawab wartawan, Rabu (2/9/20).

Dikatakannya, seperti yang diketahui itu kalau PT RAPP sudah memiliki program tersebut. Maka patut itu diberi apresiasi kepada pihak perusahaan demikian. Hal yang sama, diharapkan perusahaan lain beroperasi di Kabupaten Siak juga miliki Program Desa Bebas Api atau Free Fire Village Program tersebut.

Azmi menerangkan, untuk menghadapi Karhutla tidak dapat dilakukan segelintir orang saja. Karena itu, sebutnya, semua elemen masyarakat ini ada mempunyai kesadaran melakukan pencegahan.

“Hal itulah, diingatkan agar seluruh korporasi siaga aktif memantau lahan dari potensi ada kebakaran,” ujarnya.

Sebab, ia tidak menginginkan terjadi lagi kebakaran karena kelalaian perusahaan. Bahkan, banyak perusahaan yang lahan terbakar, sehingga bisa berurusan ranah hukum. Ada perusahaan sudah diadili di pengadilan karena kelalaianya menjaga amukan Karhutla. Seperti pada PT Duta Swakarya Indah (DSI).

“Dimana, saat ini PT DSI dilidik pihaknya Polda Riau belum mengumumkan nama tersangka, serta berkas belum dilimpah ke Kejaksaan. Padahal, diketahui kebun lahannya sawit milik PT DSI perbatasan Kampung Sengkemang Sri Gemilang ini di Kecamatan Koto Gasib, terbakar. Ada 9 Ha lebih,” sebutnya.

Maka itu, sambung Azmi, pihaknya juga meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk punya Program Desa Bebas Api seperti dilakukanya PT Riau Andalan Pulp and Paper. Karena itu pihaknya meapresiasi perusahaan yang ada program tersebut.

Maka dari itu dirinya mehimbau kepada perusahaan yang memilik lahan konsesi untuk siaga serta aktif memantau lahan dari kebakaran. “Jangan sampai, terjadi lagi kebakaran itu dikarenakan kelalaian dari perusahaan dalam halnya menjaga lahan konsensi. Atau ini nanti dilakukan pihak lain,” sebut Azmi. (Adv)

Print Friendly, PDF & Email
X
%d blogger menyukai ini: