free website hit counter

TIM Kerjasama Kelompok Tani Cegah Kekeringan Tanaman Cabe

Tim Pengabdian beserta pemilik tanaman cabe dan satu mahasiswa

Bengkalis – Dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, tim Kerjasama Kelompok Tani mencegah kekeringan tanaman dengan mengusung penerapan sistem distribusi pengairan otomatis berbasis Teknologi Internet Of Things (IoT).

Tim melakukan kerja nyata dalam pencegahan kekeringan pada tanaman cabe milik masyarakat, di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Kamis (20/10/2022).

Kegiatan itu sudah dilakukan sejak bulan Juli 2022 lalu, sampai dengan Desember 2022 mendatang.

Kegiatan itu juga diikuti oleh, Dosen Jurusan Teknik Informatika dan Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis yang diketuai oleh Supria, MKom dan sebagai anggota Zulkarnain, MT dan Wahyat, MKom melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Adanya inovasi dalam penyiraman cabe sistem tetes berbasis IoT untuk mendukung revolusi industry 4.0, sehingga mampu mengoptimalkan hasil panen tanaman cabe yang memuskan bagi masyarakat. Karena tercukupinya asupan air yang dibutuhkan oleh tanaman cabe.

Tanaman Cabe

“Saat ini penyiraman cabe masih dilakukan dengan cara manual atau konvensional proses penyiraman cabe menggunakan selang air dan menyiram satu persatu ke setiap batang pohon cabe, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga ekstra dalam proses penyiraman tanaman cabe tersebut,” ujar Supria, MKom saat dikonfirmasi Potret24.com.

Pengabdian masyarakat ini disponsori oleh Kemdikbud Ristek Dikti melalui program Penerapan Iptek Masyarakat (PIM) bekerjasama dengan Kelompok Tani Sejahtera Bersama sebagai mitra.

Pengabdian tersebut disambut positif oleh Manto selaku pemilik tanaman cabe untuk kedepannya penyiraman dengan sistem tetes berbasis IoT dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat luas. (rls/tim)

Print Friendly, PDF & Email
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications OK No thanks