Tersangka Pertama Kasus Dugaan Korupsi Bansos Siak Ditetapkan Minggu Depan - Cerdas - Kritik - Tajam

Tersangka Pertama Kasus Dugaan Korupsi Bansos Siak Ditetapkan Minggu Depan

Potret24.com, Pekanbaru – Kasus bansos di Kabupaten Siak yang tengah diperiksa Kejati Riau dalam waktu dekat segera menetapkan satu orang tersangka.

“Sepertinya Kejati Riau akan menetapkan tersangka pertama atas kasus Bansos Siak. Kemungkinan kalau tidak meleset Minggu depan,” kata sumber potret24.com di Kejati Riau.

Ditambahkannya satu tersangka yang akan ditetapkan sebelumnya pernah diperiksa Kejati Riau.

“Kalau tidak meleset Kejati akan menetapkan Yu mantan Kabag Kesra Pemkab Siak yang saat ini menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil Provinsi Riau sebagai tersangka. Tunggu saja informasi jelasnya yah kando,” kata sumber tersebut kepada potret24.com, Rabu (09/06/2021).

Sesuai informasi yang dirangkum potret24.com, Yu sempat diperiksa Kejati Riau beberapa waktu yang lalu. Dan Yu sendiri diduga terlibat secara aktif dalam keterkaitan persoalan kasus Bansos Siak.

Data yang diterima potret24.com, Yu diperiksa pertama kalinya 02 Juli 2020. Pemeriksaan terhadap Yu diduga terkait dugaan korupsi Bansos di Sekretariat Daerah Pemkab Siak Tahun 2015 hingga 2018. Ketika itu Yu masih menjabat Kabag Kesra Kabupaten Siak.

Sementara pemeriksaan terhadap Yu dilaksanakan tim Pidana Khusus Kejati Riau. Ketika itu Yu diperiksa sejak pukul 09.00 WIB hingga sore.

Kasus dugaan korupsi bansos di Kabupaten Siak diduga melibatkan berbagai pihak. Hingga saat ini sudah ratusan pihak yang sempat diperiksa dengan melibatkan Kejari Siak.

“Sejumlah penerima bansos Siak sempat juga diperiksa terkait kasus tersebut. Memang kasus bansos Siak ini sedikit melelahkan karena terlalu banyak pihak yang harus dikonfrontir. Tapi InsyaAllah tetap akan berjalan sebagaimana mestinya. Bukan masuk angin seperti yang banyak ditudingkan kepada Kejati Riau,” tegasnya lagi. (gr)

Print Friendly, PDF & Email
X
English English Indonesian Indonesian Malay Malay
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications    OK No thanks