Sejumlah Rumah di Kampung Bugis Dihantam Petir, Walikota Beri Santunan - Cerdas - Kritik - Tajam

Sejumlah Rumah di Kampung Bugis Dihantam Petir, Walikota Beri Santunan

Plt Walikota Tanjung Pinang, Rahma bersama sejumlah pejabat lainnya meninjau rumah korban petir

Potret24.com, Tanjung Pinang – Sedikitnya tujuh unit rumah di Kampung Bugis hancur akibat disambar petir. Musibah ini mengundang perhatian Plt Walikota Tanjung Pinang, Hj Rahma SiP.

Bersama sejumlah pejabat lainnya seperti Kepala BPBD, Deddy Syufri Yusja, Plt Camat Tanjung Pinang, Raja Hafija dan Lurah Kampung Bugis, Rio Reynaldi, Plt Walikota Tanjung Pinang mendatangi lokasi musibah.

“Ini wujud kepedulian Pemko Tanjung Pinang terhadap warganya yang terkena musibah. Semoga diberi kesabaran. Kita turut berduka atas musibah ini,” kata Rahma dalam keterangannya.

Selain itu Rahma juga memberikan santunan kepada Rustam, salah seorang korban bencana yang paling parah.

“Musibah ini menghancurkan satu unit rumah milik Rustam yang kondisinya cukup parah dan tidak bisa lagi ditempati. Selain itu enam unit rumah lainnya kondisinya tidak begitu parah dan masih bisa ditempati,” katanya, Senin (16/11/2020).

Menambahkan keterangan Plt Walikota Tanjung Pinang, Kepala BPBD Kota Tanjung Pinang menyebutkan, pihaknya akan inventarisir kerusakan rumah korban dan mengklasifikasinya ke dalam tiga kategori yakni rusak berat, sedang, dan ringan.

“Kita lihat kerusakannya. Kalau KWH bukan kewenangan kita, tapi PLN. Kecuali, rumah yang rusak parah tadi, kita bantu saguhati. Perbaikan fisiknya kita anggarkan tahun depan,” ujarnya.

Ditambahkannya, musibah terjadi, Minggu (15/11/2020) kemarin. Sehari setelah kejadian, kita bersama Plt Walikota Tanjung Pinang langsung meninjau ke lapangan sekaligus memberikan santunan.

Sementara Camat Tanjung Pinang Kota, Raja Hafiza mengatakan, pihaknya secara pribadi telah memberikan bantuan kepada korban. (wan)

Print Friendly, PDF & Email
X
English English Indonesian Indonesian Malay Malay
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications    OK No thanks