Saat Diving, Wanita Ini Temukan Ikan 'Sultan', Cincin Melingkar Manis di Leher - Cerdas - Kritik - Tajam

Saat Diving, Wanita Ini Temukan Ikan ‘Sultan’, Cincin Melingkar Manis di Leher

Ikan Sultan berkalung emas

Potret24.com, Norfolk – Seorang wanita bernama Susan Prior menemukan pemandangan unik saat diving di Emily Bay, Norfolk, yaitu seekor ikan ‘sultan’ berkalung emas.

Ikan jenis belanak pasir berwarna putih tampak ‘bling-bling’ dengan emas di lehernya. Ikan itu mencolok diantara kawanan ikan lain yang juga diabadikan Susan dalam deretan foto.

Susan, seorang penulis dan editor pelestarian lingkungan mengunggah hasil fotonya dalam blog Norfolk Island Reef. Menyadur People Rabu (02/06), ia mengatakan pemandangan ini cukup menyedihkan.

“Kadang-kadang cincin ini lepas ke alam liar, dan ini konsekuensi yang menyedihkan,” jelasnya.

Ikan belanak mengendus-endus pasir mencari makanan, sehingga cincin atau ikat rambut mudah tersangkut di hidung mereka.

Setelah mengambil foto ikan, ia kembali ke daratan, lalu mengingat seseorang pernah memposting tentang cincin kawin yang hilang di teluk.

“Saya memutuskan untuk melihat apakah saya bisa menemukan pemiliknya,” tulis Prior di blog.

“Tidak butuh waktu lama, kita sekarang memiliki ikan belanak malang yang terbebani dengan cincin kawin emas seseorang (mahal).”

Menurut laporan Neews Week, cincin emas itu milik Nathan Reeves yang hilang saat berenang di Emily Bay bersama istrinya Suzie Quintal.

Agar mendapatkan cincin itu kembali, sekelompok pria dari pulau harus menjaring ikan dengan hati-hati dan melepaskan barang mewah itu dari lehernya.

Ini bukan tugas yang mudah, karena seperti catatan Prior di blognya, ikan belanak pasir itu “sangat gelisah.”

“Kita perlu mengurungnya dan kemudian menggunakan jaring lempar untuk mencoba dan menangkapnya,” katanya kepada Newsweek . “Ini benar-benar akan sulit.”

Terlepas dari tantangannya, Prior berharap Reeves bisa mendapatkan kembali cincin kawinnya yang telah hilang.

“Selalu berusaha menemukan sisi positif dari situasi apa pun, saya melihat ini sebagai insentif untuk mendorong seseorang untuk meringankan kekurangannya,” tulisnya di blognya.

“Di sini kami berharap dapat memberikan akhir yang bahagia untuk ceritanya dan untuk pemilik cincin kawin! Ikan belanak memiliki kehidupan untuk dijalani dan adil jika dia menjalaninya.”. (gr)

Print Friendly, PDF & Email
X
English English Indonesian Indonesian Malay Malay
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications    OK No thanks