22 Juli 2024

Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov Riau) mengadakan audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Riau dalam rangka menjaga dan mempromosikan kedamaian menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Kenanga Kantor Gubernur, Rabu (10/07).

Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, mengatakan keberadaan FKUB ini sangatlah penting dalam menciptakan suasana kondusif selama masa kampanye dan pemilihan. Menurutnya organisasi tersebut memiliki peran strategis untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Tadi inikan sudah kita arahakan bahwa tahun ini adalah tahun politik, tahun Pilkada. Kita mengharapkan FKUB mengambil peran penting untuk bisa menjadikan Pilkada itu damai, aman dan tidak ada masalah,” katanya.

Dijelaskan, melalui sinergi antara Pemprov Riau dan FKUB Riau, mampu dapat memberikan dampak positif terhadap Pilkada 2024 di bumi lancang kuning agar berjalan lancar. Dengan begitu, daerah ini akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang membawa kemajuan bagi Riau serta menjaga keharmonisan masyarakat yang beragama.

“Karena kita tau FKUB ini adalah forum umat beragama karena tokoh-tokoh dari berbagai agama di situ ada. Sehingga, paling mudah untuk kita berkoordinasi dengan masyarakat itu bagaimana dia nanti bisa ikut serta memilih secara damai. Kemudian, tidak ada lagi gesekan-gesekan tentang sara karena inilah kontribusi FKUB yang sangat kita harapkan,” jelasnya.

Diharapkan, FKUB Riau dapat berkomitmen untuk turut serta aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung kedamaian Pilkada. Lebih lanjut, organisasi ini dapat terus berinovasi dalam menciptakan kegiatan yang mendukung kerukunan.

“Semoga kehadiran pengurus baru ini dapat membantu program-program pemerintah karena forum ini dibuat oleh masyarakat di fasilitasi oleh pemerintah dan di bawah Kementerian Agama. Jadi bisa sangat bermanfaat bagi masyarakat.” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Riau KH Abdu Rahman Qoharuddin, menegaskan pihaknya akan menjalankan sosialisasi dan program sesuai visi misi kerukunan umat beragama. Terlebih untuk upaya nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis selama proses Pilkada berlangsung.

“Tentu kami sebagai representasi dari umat beragama di provinsi Riau melalui tokoh-tokoh itu akan mengambil peran yang positif, peran yang aktif untuk menciptakan kondisi yang kondusif aman damai nyaman khususnya dalam Pilkada serentak di bulan November,” tuturnya.

“Melalui tokoh inilah kita memberikan pencerahan dan kesejukan di tengah umat masing-masing. Sehingga dapat tercipta Pilkada aman damai serta tidak ada kejadian yang tak kita inginkan.” singkatnya.(bib)

Print Friendly, PDF & Email

Related News