13 April 2024

Logo Partai Golkar. (Foto: dtc)

PEKANBARU – Bursa calon ketua umum Golkar yang akan datang tengah ramai diperbincangkan. Bahkan nama Presiden Jokowi dikabarkan akan dicalonkan sebagai ketua umum menggantikan posisi Airlangga Hartarto.

Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Syamsuar mengaku bahwa pihaknya tidak mau ikut campur terkait pemilihan Ketua Umum DPP partai Golkar. Menurutnya persoalan tersebut adalah kewenangan pusat. Tapi meskipun demikian sampai saat ini Golkar Riau masih mendukung Airlangga sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

“Sama dengan seluruh DPD se-Indonesia kita sampai saat ini masih mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum DPP Golkar,” kata Syamsuar belum lama ini.

Dikatakan Syamsuar alasan mendukung Airlangga salah satunya karena keberhasilan menteri perekonomian itu menaikkan suara partai Golkar hingga bisa lolos di parlemen.

“Di bawah kepemimpinan Pak Airlangga, kita melihat beliau berhasil menaikkan suara partai bahkan seluruh DPD di Indonesia sepakat mendukung beliau,” ujarnya.

Mantan Gubernur Riau ini juga mengatakan untuk menjadi ketua DPP partai Golkar, harus memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam AD/ART. Yakni, harus pernah menjadi pengurus atau memimpin partai selama satu periode atau lima tahun kepengurusan.

Sebelumnya, ketua fraksi Golkar DPRD Riau Karmila Sari mengatakan, bahwa Munas pemilihan ketua umum DPP Partai Golkar akan berlangsung pada bulan Desember 2024.

“Untuk pemilihan ketua umum akan berlangsung pada Desember 2024,” kata Karmila, Kamis (21/3/2024).

Karmila berharap, siapapun yang terpilih sebagai ketua Golkar nanti bisa membawa ke arah yang lebih baik.

“Kita ini partai besar, siapapun yang terpilih diharapkan bisa membawa Golkar lebih baik ke depan,” ujarnya. (fin)

Print Friendly, PDF & Email

Related News