Mawardi Yahya Itu Wagub Sumsel atau Wagub Sumsel Khusus Ogan Ilir - Cerdas - Kritik - Tajam

Mawardi Yahya Itu Wagub Sumsel atau Wagub Sumsel Khusus Ogan Ilir

Wagub Sumsel khusus Ogan Ilir saat menjenguk ke rumah korban di Kabupaten Ogan Ilir

Potret24.com, PALEMBANG – Terkait ucapan Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya yang menuding mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam kisruh penyaluran bansos berbuntut panjang. Kuasa hukum Alex Noerdin, Kamis (12/11/2020) akhirnya melaporkan tudingan pencemaran nama baik Mawardi Yahya tersebut ke Polda Sumsel.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, laporan tersebut telah diterima oleh petugas SPKT Polda Sumsel.

“Dengan diterimanya laporan tersebut, tentu akan dilakukan penyelidikan untuk mengecek kebenaran dari laporan yang sudah diterima,” katanya.

Sementara itu kuasa Hukum Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, Firdaus Hasbullah SH mengaku sejauh ini pihaknya belum mendapatkan pangilan klarifikasi.

Di lain pihak seorang warga Ogan Ilir yang berdomisili di Palembang, Yudha Ikhsan meminta Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya berhati-hati setiap mengeluarkan ucapan.

“Mawardi itu sudah sepuh. Orang-orang sepuh biasanya mengeluarkan ucapan yang enak didengar dan santun dalam berbicara. Terus terang sebagai anak muda Kabupaten Ogan Ilir kami malu akibat tindakan dan perilaku Wakil Gubernur Sumsel tersebut,” katanya, Sabtu (14/11/2020).

Dirinya berharap sosok Mawardi Yahya sebagai mantan Bupati Ogan Ilir serta Wakil Gubernur Sumsel bisa bertingkah laku arif.

“Jangan mentang-mentang anaknya maju di Pilkada Ogan Ilir, dia melakukan segala cara untuk menang,” kata Yudha lagi.

Selain itu dirinya berharap Gubernur Sumsel H Herman Deru turun tangan menindak Wakil Gubernurnya tersebut.

“Satu lagi yang saya herankan, Mawardi Yahya itu Wakil Gubernur Sumsel atau Wakil Gubernur khusus Ogan Ilir. Karena sepengetahuan saya, Mawardi lebih sering berada di Ogan Ilir ketimbang di Kantornya di Palembang,” tegasnya lagi.

Yudha sendiri menilai sebagai Wakil Gubernur Sumsel tidak sepatutnya Mawardi Yahya bermain terlalu dalam di Pilkada Ogan Ilir.

“Orang-orang pasti menilai tidak pantas. Datang ke Ogan Ilir sebagai Wakil Gubernur Sumsel. Tapi yang dilakukannya terlalu memihak dalam Pilkada Ogan Ilir,” tegasnya menambahkan.

Yudha mengambil contoh Gubernur Sumsel Herman Deru.

“Contoh yang paling dekat contohlah Gubernur Sumsel Herman Deru. Memang betul dia mendukung adiknya maju di Pilkada Oku Timur. Tapi beliau bisa menjaga jarak dan tidak kelihatan habis-habisan mendukung adiknya Enos. Atas tindakan pintar Gubernur Sumsel tersebut, kami memberi apresiasi yang lebih,” katanya menambahkan.

Terakhir dirinya meminta Gubernur Sumsel Herman Deru menarik kembali Mawardi Yahya ke Palembang.

“Jangan terlalu sering di Ogan Ilir. Karena kehadirannya bisa memancing perpecahan di Ogan Ilir. Dan tentunya tidak baik bagi masa depan Ogan Ilir,” katanya menambahkan. (gr)

Print Friendly, PDF & Email
X
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications    OK No thanks