free website hit counter

Masih Banyak Oknum Warga Buang Sampah Sembarangan, DPRD Minta DLHK Pekanbaru Optimalkan Satgas Gakkum

Potret24.com – DPRD Kota Pekanbaru meminta agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru lebih mengoptimalkan Tim Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum). Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan mengungkapkan, saat ini masih banyak lokasi-lokasi yang rawan dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal yang dilakukan oleh oknum.

“Tim Satgas Gakkum yang sudah dibentuk oleh DLHK Pekanbaru harus bekerja maksimal agar bisa mengatasi permasalahan penumpukan sampah yang saat ini masih terjadi,” kata Nurul, Kamis (8/9/2022), dilansir dari cakaplah.

Tim Satgas Gakkum yang terdiri dari petugas DLHK Pekanbaru, Kepolisian, TNI dan Satpol PP sangat penting untuk menjaga Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal dari oknum-oknum yang membuang sampah.

“Stand by mulai pagi, siang hingga malam sehingga kita nanti bisa mengetahui dan nampak pergerakan sampah itu dari mana saja,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta Tim Satgas Gakkum turun ke lapangan untuk melakukan pemantauan serta pengawasan di 12 Kecamatan se Kota Pekanbaru.

Nurul mencontohkan, apabila di sebuah pemukiman itu ada tumpukan sampah, Tim Satgas Gakkum harus turun dan cek, apakah di situ terdaftar sebagai TPS resmi atau masih belum adanya mobil pengangkut sampah di lokasi tersebut.

“Kalau belum masuk, tentu inilah yang harus disisir dan dikutip retribusinya sekalian. Jangan sampai nanti sampahnya diangkat, tapi retribusinya tidak ada dipungut. Jadi ini harus balance,” tuturnya.

“Sekarang rata-rata itu sudah bersih, cuma itu bertahan hanya beberapa jam saja. Pokoknya, laksanakan saja itu dulu. Stand by kan Tim Satgas Gakkum di lokasi yang sering ada tumpukan sampah,” sambungnya.

Nurul juga meminta agar masyarakat turut disiplin dalam membuang sampah. Saat ini kata Nurul, kesadaran masyarakat juga sangat diperlukan agar menjadi kebersihan di Kota Pekanbaru.

“Masyarakat juga banyak belum sadar, dan kerap membuang sampah sembarangan. Ini juga harus perlu penyampaian secara Perda. Agar bisa sampai ke masyarakat melalui RT RW,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications OK No thanks