free website hit counter

MAN 2 Pekanbaru Bantah Hapus 16 Siswa Lulus PPDB

Potret24.com – Pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru, membantah adanya penghapusan 16 siswa yang lulus dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022-2023. Sebanyak 16 siswa yang tak masuk daftar matrikulasi ini tidak melakukan pendaftaran ulang.

Wakil Kepala Bidang Humas MAN 2 Pekanbaru Mery Novikawati mengatakan, pihaknya tidak ada menghapus atau mencoret nama-nama siswa yang dinyatakan lulus saat PPDB. Menurutnya, 16 siswa yang tidak masuk dikarenakan tidak melakukan pendaftaran ulang.

“Setelah dinyatakan lulus, itu kan harus melakukan pendaftaran ulang. Nah, mereka yang 16 ini tidak melakukan pendaftaran ulang,” ujar Mery, Jumat (5/8/2022), dilansir dari halloriau.

Dikatakannya, pada saat pendaftaran ulang siswa yang dinyatakan lulus PPDB juga dikonfirmasi kepada yang bersangkutan. “Kita menghubungi yang belum daftar ulang itu, kita kasih tahu,” katanya.

Selain itu, kata Mery, ada kemungkinan siswa yang lulus PPDB di MAN 2 juga diterima di sekolah lain. “Mungkin dia diterima di sekolah lain, makanya ditinggalkan yang ini,” ucapnya.

Terkait penambahan 26 siswa, ini adalah kebijakan sekolah, dan penambahan ini ditetapkan melalui rapat pimpinan sekolah. Dari rapat itu ditetapkan ada 16 siswa pengganti yang tidak daftar ulang dan 10 orang pemenuhan jumlah siswa sesuai regulasi yang siswa tambahan tersebut diambil dari urutan ranking peserta PPDB,” terangnya.

Di sisi lain, terkait tudingan Dery Buana Siregar, yang mengaku anaknya lulus PPDB di MAN 2 Pekanbaru, namun tidak masuk dalam daftar siswa baru yang berhak menerima matrikulasi, Mery menyebut, tidak ada orangtua atau wali murid atas nama Dery Buana Siregar.

“Dan disayangkan proses KBM sudah dimulai, dan seluruh orangtua sudah memiliki semangat tinggi untuk mengantar dan menjemput anaknya di MAN 2 setiap hari, tiba-tiba pemberitaan ini muncul. Kenapa tidak sewaktu matrikulasi yang bersangkutan mendatangi pihak madrasah,” sesalnya.

“Di daftar PPDB yang lulus itu tidak ada data siswa yang orangtuanya bernama Dery Buana Siregar. Sudah kami telusuri tidak ada atas nama Dery. Kalau memang lulus, anaknya daftar ulang nggak? Kalau daftar ulang pasti masuk namanya,” sambungnya.

Ia kembali menegaskan, pihaknya tidak ada melakukan penghapusan atau mencoret siswa yang lulus itu. “Sekarang aja, dari 313 siswa itu, berkurang 5, jadi tinggal 308. Karena ada orangtuanya yang pindah ada juga diterima di sekolah lain,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications    OK No thanks