Karyawannya Terlantar, Pengelola Star City Club Minta Pemko Pekerjakan 100 Karyawannya - Cerdas - Kritik - Tajam

Karyawannya Terlantar, Pengelola Star City Club Minta Pemko Pekerjakan 100 Karyawannya

Potret24.com, PEKANBARU – Pengelola Star City Club meminta Pemko Pekanbaru mempekerjakan 100 orang karyawannya pasca penutupan paksa Star City Club, Senin (14/09/2020) malam

“Kita dukung penuh aturan yang diterapkan di Kota Pekanbaru. Tapi saya minta penegakan hukum ini berlaku sama untuk sejumlah tempat lainnya yang berjenis. Penegakan hukum harus adil untuk semua kalangan. Jangan sampai tebang pilih. Dan satu hal lagi, bagaimana dengan nasib 100 orang karyawan Star City Club. Kita minta solusi atau jalan keluar dari Pemko Pekanbaru,” katanya malam itu.

Tim Yustisi Kota Pekanbaru menyegel S Club Star City di Jalan Sudirman, Senin (14/9/2020) malam. Penyegelan itu disaksikan oleh Pengelola tempat hiburan malam itu.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru H Muhammad Jamil mengatakan, sesuai Perda Kota Pekanbaru tentang hiburan umum, lantaran tempat itu sudah melakukan pelanggaran-pelanggaran, maka diberikan sanksi.

“Sanksi kita berlakukan setelah adanya ekspos dari pihak berwajib. Di mana di usaha ini ada penemuan narkoba dan sudah diekspos. Maka malam ini kita lakukan penyegelan,” kata Muhammad Jamil yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru.

Kata dia, penegakan aturan ini merupakan kewajiban Pemko bersama Forkopimda. “Ini agar pelaku usaha lain paham dan mengerti ada yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu Ustad Ibrahim di Pekanbaru menyambut baik langkah Pemko Pekanbaru melakukan penyegelan tempat usaha yang terindikasi penyalahgunaan narkotika.

“Langkah positig Pemko Pekanbaru harus kita dukung. Tapi sebaiknya jangan hanya berhenti di Star City. Tapi tolong juga sejumlah tempat lainnya yang sudah terbukti melakukan penyalahgunaan narkotika dan seks juga harus ditindak,” katanya menambahkan. (gr)

X
%d blogger menyukai ini: