15 Juni 2024

Potret24.com, Pekanbaru – Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia, saat ini lndonesia masih dihadapkan pada beban ganda masalah gizi.

Pertama, masih tingginya prevalensi stunting, wasting serta obesitas. Yang kedua kurangnya zat gizi mikro terutama masalah anemia.

Demikian disampaikan Kadiskes Pekanbaru Drs HM Noer, MBS, Kamis (28/01/2021).

Menurutnya berdasarkan Riskesdas pada tahun 2018, prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia.

Hal tersebut dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal dan kurangnya aktivitas fisik.

Bagi anak-anak kami yang remaja, Ayo makan dan minum yang sehat serta berolahraga dengan rutin.

Khusus untuk orang dewasa, jangan lelah untuk tetap produktif dan terus kreatif dengan apa yang kita miliki.

Pihaknya berharap masyarakat Pekanbaru intensif memperhatikan komposisi gizi yang diberikan kepada anak-anaknya.

“Orang tua harus fokus memperhatikan makanan berkualitas yang bergizi untuk di Konsumsi anak-anaknya. Dan ingat bergizi itu bukan berarti harus mahal. Karena banyak makanan bergizi yang bisa diperoleh dengan harga terjangkau,” tegasnya lagi. (gr)

Print Friendly, PDF & Email

Related News