Jelang Pilkada, Tim Bawaslu RI Bahas Tangani Sengketa di Bawaslu Bengkalis - Cerdas - Kritik - Tajam

Jelang Pilkada, Tim Bawaslu RI Bahas Tangani Sengketa di Bawaslu Bengkalis

Potret24.com, Bengkalis- Jelang pelaksanaan Pilkada serentak 09 Desember mendatang, Tim Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Indonesia melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Jumat (10/07/20) siang.

Kunjungan Bawaslu RI ini dipimpin langsung Kepala Bagian Sengketa, Ibrahim Malik Tanjung. Mereka disambut Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Mukhlasin bersama sejumlah Komisioner dan Staf Bawaslu Bengkalis.

Dalam kesempatan ini Kepala Bagian Sengketa Bawaslu RI, Ibrahim Malik Tanjung mengatakan, adapun tujuan kunker di Bengkalis untuk melakukan sosialiasi Peraturan Bawaslu Nomor 2/2020 tentang Penanganan Sengketa Pemilu Secara Langsung.

“Dari tinjauan ini, kami melihat Bawaslu Bengkalis sudah di atas rata-rata, siap untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pilkada serentak di wilayah Bengkalis,” terang Ibrahim.

Menurut dia, tidak hanya di Riau pemantauan kesiapan Bawaslu daerah dalam pelaksanaan pilkada dilakukan pihaknya ke seluruh daerah di Indonesia yang melaksanakan pilkada sekaligus melakukan evaluasi kejadian-kejadian di pemilihan sebelumnya dan penanganannya.

“Selama ini penanganan sengketa pemilihan dilakukan dengan cara musyawarah dalam bentuk sidang. Namun, dalam Perbawaslu ini, penyelesaian sengketa pemilihan kita lakukan tidak hanya melalui musyawarah dalam bentuk sidang saja, akan tetapi cara musyawarah dalam bentuk lain yakni mediasi,” terang Ibrahim.

Dalam aturan tersebut juga memberikan kewenangan penyelesaian sengketa secara singkat langsung melalui pengawas di kecamatan.

“Ini yang kita sampaikan kepada Bawaslu Bengkalis. Sebenarnya secara umum juga sudah disampaikan melalui bimbingan teknis secara virtual,” katanya lagi.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bengkalis, Mukhlasin menyebutkan, dengan adanya tinjauan dan sosialiasi secara langsung oleh Bawaslu RI ini, kesiapan Bawaslu Bengkalis akan lebih matang dalam mengawal pelaksanaan pilkada. Terutama dalam penyelesaian sengketa pemilihan.

“Tahapan pilkada memang sudah berjalan. Potensi sengketa Pilkada diprediksi baru akan bermunculan dimulai pada tahapan penetapan calon. Kita sudah mempersiapkan diri dari sekarang untuk melakukan pengawasan dan persiapan penyelesaian sengketanya,” ujarnya.(rtc)

Print Friendly, PDF & Email
X
%d blogger menyukai ini: