free website hit counter

Jalan Provinsi di Teluk Meranti – Sebekek Pelalawan Diperbaiki

Potret24.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah 1, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau melakukan perbaikan jalan lintas Teluk Meranti – Sebekek, Pelalawan.

Sebelumnya ruas jalan ini terputus akibat banjir. Genangan air di ruas jalan tersebut menyebabkan jalan rusak dan terkikis. Akibatnya jalan digenangi air seperti kolam.

“Ada beberapa spot (titik) yang kita lakukan perbaikan, kalau dihitung panjangnya sekitar 30 kilo meter lah,” kata Kepala UPT Wilayah 1, Dinas PUPR PKPP Riau, Ardi Irfandi, MM, Kamis (21/7/2022) dilansir dari mcr.

Kondisi jalan ini sebelumnya dilakukan perbaikan mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga kendaraan sulit saat melintas di ruas jalan ini. Namun saat ini kondisi jalan tersebut sudah normal kembali dam sudah bisa dilewati kendaraan dengan lancar.

“Jalan ini sangat vital sekali, karena satu-satunya akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan (Bunut – Teluk Meranti),” ujarnya.

Ardi menjelaskan, kedepan pihaknya akan membuat terobosan baru untuk melakukan perawatan jalan provinsi di Riau.

Yakni dengan menggandeng pemerintah kabupaten dan pihak perusahaan swasta. Untuk tahap awal ini, terobosan baru ini akan diterapkan di Jalan Provinsi yang berada di Kabupaten Pelalawan. Sebagai pilot projek nya adalah Jalan Lintas Bono, Pelalawan.

“Kita sudah rapat dengan Bappeda Pelalawan dan perusahaan. Ini terobosan baru dari UPT 1. Nanti kita akan buat MoUnya, ‎untuk penanganan jalan provinsi kita kolaborasi dengan Pemkab Pelalawan dan Perusahaan Swasta,” ujarnya.

Ardi menjelaskan, terobosan baru ini dilakukan mengingat ruas jalan provinsi yang ada di wilayah tersebut menjadi urat nadi utama bagi masyarakat sekitar dan perusahaan. Sehingga keberadaan jalan provinsi ‎di wilayah tersebut sangat vital.

Apabila terjadi kerusakan yang parah bisa menyebabkan distribusi hasil panen perkebunan dan bahan baku perusahaan di wilayah tersebut menjadi terhambat. Jika hal ini terjadi maka masyarakat dan perusahaan akan rugi besar.

“Gagasan ini diambil mengingat jalan itu urat nadi utama bagi masyarakat sekitar dan perusahaan. Karena di sekitar jalan itu banyak perkebunan perusahaan. Makanya kita gagas lah penanganan jalan ini kita lakukan secara kolaborasi. Konsep penanganannya kita lakukan secara bersama, melibatkan Pemkab dan perusahaan swasta,” ujarnya.

Ardi mencontohkan kerjasama tersebut, misalnya untuk perencanaan akan menjadi tugas dari Pemkab Pelalawan. Kemudian untuk penanganan jalan akan dilakukan dari Pemprov Riau dan perusahaan swasta melalui dana CSRnya.

“Nanti kita bagi, mana yang menjadi tanggungjawab provinsi, mana yang menjadi ‎tanggungjawab perusahaan. Misalnya kami dari provinsi tanggungjawab menyiapkan perbaikan materialnya, nanti maintenance rutinya dari perusahaan, Pemkab Pelalawan bisa menjadi mediatornya. Jadi intinya tiga pihaknya ini saling kerjasama,” katanya.

Ardi menegaskan, terobosan ini dilakukan dalam rangka untuk melakukan penghematan anggaran. Mengingat anggaran perawatan jalan provinsi yang terbatas. Sementara ruas jalan provinsi yang cukup panjang, sehingga tidak bisa dilakukan perawatan seluruhnya.

Untuk itu dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk melakukan penanganan jalan secara bersama. Tujuannya agar semua pihak punya rasa memiliki yang sama. Sehingga jalan di Riau bisa dipelihara dengan baik.

“‎Inovasi ini kita buat dengan tujuan untuk melakukan penghematan anggaran. Jadi konsep pemeliharaan jalan tidak sepenuhnya kita bebankan ke APBD provinsi,” sebutnya.

Selain menghemat biaya, kolaborasi ini diharapkan bisa mempercepat proses pemeliharaan jalan. Sehingga kondisi jalan provinsi tidak menunggu rusak parah baru dilakukan perawatan.

“Kalau ada kerusakan bisa langsung dilakukan penanganan, jadi proses pemeliharaannya bisa lebih cepat karena melibatkan Pemkab dan perusahaan,” katanya

Print Friendly, PDF & Email
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications OK No thanks