Idul Adha 1442 H, BP Batam Berkurban 17 Ekor Sapi dan 35 Ekor Kambing - Cerdas - Kritik - Tajam

Idul Adha 1442 H, BP Batam Berkurban 17 Ekor Sapi dan 35 Ekor Kambing

Potret24.com, Batam- Badan Pengusaha (BP) Batam laksanakan penyembelihan hewan kurban bersempena dengan Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M. Terdata sebanyak 52 ekor hewan. Yakni rincian 17 ekor sapi dan 35 ekor kambing yang penyembelihan dilaksana ini bertempat halaman Masjid B.J. Habibie BP Batam, Rabu (21/7/2021).

Penyembelihan hewan kurban tahun ini, merupa tahun keempat dilaksana Badan Koordinasi Dakwa Islam BP Batam, dan sebagai bentuk wujud kepedulian dalam sesama. Pelaksanaan pemotongan dari hewan kurban dilakukan inj menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Yakni, seluruh anggota Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam melaksanakan Swab Antigen dengan hasil negatif.

Muhammad Rudi selaku Kepala BP Batam menyumbangkan 1 ekor hewan kurban berupa sapi limousin berwarna coklat dan dalam penyembelihan hewan kurban tersebut disaksikan langsung oleh Ibu Marlin Agustina.

Begitu juga Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, Sudirman Saad, masing-masing berkurban 1 ekor sapi.

Kepala Biro Umum selaku Ketua Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam, Budi Susilo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H kepada seluruh pegawai BP Batam yang beragama Islam dan masyarakat Kota Batam.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H, pada tanggal 21 Juli 2021 ini Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam telah melaksanakan pemohongan hewan kurban, dan semoga kurban yang kita laksanakan di masa pandemi ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Budi Susilo.

Dia menjelaskan,dalam kurban tahun ini, karyawan BP Batam sangat antusias untuk berkurban. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah hewan kurban dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Protokol kesehatan telah kita terapkan, seluruh Panitia Kurban Masjid B.J. Habibie BP Batam telah melakukan swab antigen dengan hasil negatif, dan kita juga menghadirkan dokter hewan untuk meneliti dan memastikan hewan kurban ini dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Adapun penerapan jaga jarak fisik (Physical Distancing) penyelenggaraan kurban, antara lain melaksanakan pemotongan hewan kurban di area yang luas sehingga memungkinkan diterapkannya jaga jarak fisik, penyelenggara melarang kehadiran pihak-pihak selain petugas pemotongan hewan kurban.

Kemudian diharuskan menerapkan jaga jarak fisik antarpetugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging, pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh petugas ke tempat tinggal warga yang berhak, petugas yang mendistribusikan daging kurban wajib sudah divaksin serta mengenakan masker rangkap dan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima.

“Daging kurban nantinya akan distribusikan ke pihak yang membutuhkan, baik di dalam lingkungan BP Batam, maupun di luar BP Batam,” ujar nya. (Bpb/iwan)

Print Friendly, PDF & Email
X
English English Indonesian Indonesian Malay Malay
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications    OK No thanks