free website hit counter

DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terkait Nota Keuangan R-APBD 2023

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ginda Burnama saat menerima dokumen dari salah satu juru bicara Fraksi

Pekanbaru – DPRD Kots Pekanbaru kembali menggelar sidang rapat paripurna, Selasa (22/11/2022).

Agendanya, penyampaian pandangan umum Fraksi terhadap Nota Keuangan dan Ranperda APBD Pekanbaru tahun anggaran 2023.

Sidang rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ginda Burnama. Pada sidang itu, Ginda Burnama turut didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Nofrizal. Pihak eksekutif dihadiri Plt Sekdako Pekanbaru Indra Pomi Nasution dan sejumlah pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemko Pekanbaru.

Dalam paripurna itu, sebanyak 7 Fraksi di DPRD Pekanbaru secara bergantian menyampaikan pandangan umumnya.

Mengawali penyampaian pandangan umum, Fraksi PKS dipersilahkan menyampaikan pandangannya melalui juru bicaranya Yasser Hamidy.

Yasser Hamidy mengkritik kinerja Kota Pekanbaru lantaran realisasi PAD tak kunjung mencapai target.

“Berdasarkan data Bapenda Pekanbaru, realisasi PAD tertinggi yang pernah dicapai sebesar Rp 710 miliar pada tahun 2019 lalu,” tegasnya.

Kemudian dilanjutkan oleh juru bicara Fraksi Gerindra Plus, Nurul Iksan. Namun kritikan Fraksi terlihat kesamaan dengan kritikan Fraksi Gerindra, yakni terkait PAD.

“Target pendapatan daerah sejak 5 tahun terakhir selalu tidak tercapai,” cetusnya.

Selanjutnya Juru bicara Fraksi Partai Demokrat, Pangkat Purba. Pangkat menilai bahwa pemko pekanbaru disinyalir tidak serius menggenjot PAD. Padahal potensi pajak dan retribusi di Kota Bertuah cukup bergelimang.

Disisi lain juru bicara Fraksi Partai Amanat Nasional, Indra Sukma mengungkapkan bahwa pihaknya meminta pemerintah Kota Pekanbaru untuk menghapus angka kemiskinan ekstrim. (Galeri foto)

Print Friendly, PDF & Email

%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications OK No thanks