22 Juli 2024

Kepala DPKP Kota Pekanbaru Burhan Gurning. (Foto: Pekanbaru.go.id)

PEKANBARU – Armada yang dimiliki Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru masih terbatas. Hal ini perlu tambahan untuk operasional di lapangan.

Menurut Kepala DPKP Kota Pekanbaru Burhan Gurning, saat ini pihaknya masih membutuhkan armada dan pos untuk pemadam kebakaran di setiap kecamatan.

“Pasalnya, saat ini dari 15 kecamatan yang ada di Pekanbaru, belum semuanya memiliki pos pemadam,” terang Burhan Gurning, Rabu (10/7/2024).

Menurutnya, setiap kecamatan harusnya memiliki satu pos pemadam. Namun, dari 15 kecamatan, baru ada 9 pos pemadam di Kota Pekanbaru.

“Idealnya, di tiap kecamatan itu memiliki satu pos dengan 2 unit mobil damkar, sementara saat ini baru ada 9 pos dari 15 kecamatan,” jelas Burhan Gurning seperti dilansir pekanbarugoid.

Selain itu, mobil yang tersedia juga harus dalam kondisi layak. Ia menyebut, saat ini mobil Damkar yang tersedia juga ada yang berusia puluhan tahun.

“Kondisi mobil Damkar yang tersedia saat ini juga dalam kondisi yang tidak layak. Bahkan ada mobil dari tahun 1973 yang berumur kurang lebih 51 tahun,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tidak hanya kekurangan pos dan armada, DPKP Pekanbaru juga masih kekurangan personel. Pasalnya, personel Damkar saat ini baru 287 orang.

Seharusnya, DPKP Kota Pekanbaru membutuhkan sekitar 600 orang agar bekerja lebih maksimal. Ia berharap, Pemko Pekanbaru memerhatikan kekurangan-kekurangan tersebut. Mulai dari penambahan armada, kemudian pos Damkar di setiap kecamatan serta personel. (win)

Print Friendly, PDF & Email

Related News