free website hit counter

DPC PDIP Sambut Gembira Penambahan Kursi DPRD Kota Pekanbaru

Ketua DPC PDIP kota Pekanbaru, Robin Hutagalung SH

Pekanbaru – Ketua DPC PDIP kota Pekanbaru Robin Hutagalung SH, menyambut gembira atas penambahan kursi DPRD kota Pekanbaru dari 45 kursi menjadi 50 kursi pada Pemilu 2024 mendatang.

“Yah, dengan penambahan kursi ini tentu PDIP akan bekerja keras untuk memanfaatkan itu,” ucapnya, Senin (21/11/22).

Ia mengatakan secara realistis, dengan adanya penambahan tersebut, pihaknya berharap dapat meraih 1 dari 5 kursi itu.

Ia mengatakan untuk meraih hasil maksimal di DPRD kota Pekanbaru adalah dengan konsolidasi partai.

“Konsolidasi partai secara internal sesuai arahan ibu ketua umum. Semua kader partai supaya turun le masyarakat. Melakukan aksi untuk membantu masyarakat.

Menurutnya, dengan adanya penambahan kursi DPRD Riau pada 2024 ini, maka dapil yang selama ini hanya 6 bisa dimekarkan seiring dengan bertambahnya kecamatan dari 12 menjadi 15 di kota Pekanbaru saat ini.

“Kalau dapil 1 kan hanya 6 kursi. Dapil 6, 6 kursi. Kalau ada dapil sàmpai12 kursi, timpang dia. Kalau melihat dari keselarasan keterwakilan bagusnya tidak terlalu jauh beda variasi perolehan kursinya,” sarannya.

Ketua Komisi V DPRD Riau itu mengatakan, PDIP jauh hari sudah mengantisipasi hal itu dan sudah menyurati KPU. PDIP kata Robin, menginginkan adanya perubahan. Namun kata dia, pihaknya masih menunggu respon KPU dan teman-teman dari partai lainnya.

Robin mengatakan, secara keseluruhan, PDIP kota Pekanbaru menargetkan perolehan 10 kursi di DPRD kota Pekanbaru pada Pemilu 2024 mendatang.

“Kita targetkan 10 kursi dari 50 kursi DPRD kota Pekanbaru pada Pemilu 2024 mendatang. Pemilu 2019 lalu kita memang hanya meraih 6 kursi,” ujarnya.

Sebagai partai wong cilik ujar Robin, bakal caleg (bacaleg) yang akan di Caleg kan nantinya adalah salah satunya ketokohan.

“Kerja politik di PDIP itu kan gotong royong. Jadi ketokohan juga jadi pertimbangan. Finansial juga memang tak dipungkiri. Jadi bukan berarti yang punya finansial minim juga tidak duduk,” ujarnya.

Ia mencontohkan, dirinya pada tahun 2019 tidak punya duit. Akan tetapi teman-teman gotong royong
turun ke masyarakat, bekerja dengan sistematis dan tatap muka dengan masyarakat. (adv/fin)

Print Friendly, PDF & Email
%d blogger menyukai ini:
Enable Notifications OK No thanks