22 Juli 2024

Irwansyah SH. (Foto: Fin)

PEKANBARU – Setidaknya ada 33 bakal calon yang ikut seleksi jadi calon kepala daerah untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pekanbaru di PDI Perjuangan, itu sudah termasuk yang mendaftar sebagai bakal calon walikota maupun bakal calon wakil walikota.

Namun yang menarik, dari 33 nama yang mendaftar tersebut, ada empat nama dari Aparatur Sipil Negara (ASN), ikut meramaikan pendaftaran yang didominasi politisi, pengusaha dan pensiunan tersebut.

Hal ini dikatakan Ketua Tim Penjaringan Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk Pilkada Kota Pekanbaru Irwansyah, menurutnya empat ASN tersebut sudah menyerahkan berkas pendaftaran ke PDI-P.

“Ada empat ASN yang sudah mendaftar ke PDI Perjuangan untuk ikut seleksi bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota,” ujarnya, Selasa (11/6/2024).

Saat ditanya siapa saja empat ASN tersebut, Irwansyah sengaja untuk tidak menyebutkan nama, karena memang menurutnya sangat rawan, apalagi nanti setelah dipublish nama yang bersangkutan bisa mengganggu kerjanya sebagai aparatur.

“Kita memang sengaja tidak mempublis nama-namanya, biarlah dulu berproses, karena kan mereka belum mengundurkan diri sebagai ASN nya,” ujar Irwansyah.

Kemudian dari empat ASN tersebut Irwansyah mengeluarkan pernyataan juga ada satu yang sampai saat ini memiliki elektabilitas tinggi untuk Pilwako.

“Satu nama cukup bagus elektabilitasnya dan masih memimpin untuk di Pekanbaru, tapi saya tidak mau sebut nama,” ujarnya.

Pengamatan awak media di lapangan satu nama dengan elektabilitas tertinggi itu adalah mantan Pj Walikota Pekanbaru Muflihun atau Uun.

Karena sampai saat ini, nama Uun masih cukup bagus elektabilitasnya di Pilkada Kota Pekanbaru dan banyak yang memprediksi, dia akan ikut Pilwako setelah dua tahun menjadi Pj Walikota.

Muflihun sendiri saat ditanya apakah ia akan maju di Pilwako, belum mau memberikan keterangan secara langsung, dia masih berusaha untuk tidak menjawab. (fin)

Print Friendly, PDF & Email

Related News