PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Budiman Lubis, didampingi Sekretaris DPRD Riau, Renaldi, menghadiri agenda strategis “Gerakan Membayar Zakat” yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Jumat (13/3/2026).
Acara yang dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau. Selain sebagai pemenuhan kewajiban religius, kegiatan ini bertujuan menjadi stimulus bagi masyarakat luas untuk meningkatkan kesadaran berzakat demi pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan.
Zakat Sebagai Instrumen Kepedulian Sosial
Dalam sambutannya, Plt Gubernur SF Hariyanto menekankan bahwa gerakan ini merupakan wujud ketaatan kepada Allah SWT sekaligus manifestasi nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan uluran tangan.
Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan aktif unsur pimpinan daerah dalam gerakan ini. Menurutnya, keteladanan dari jajaran Forkopimda sangat krusial untuk membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat di daerah.
“Kehadiran seluruh unsur Forkopimda dalam membayar zakat secara bersama-sama ini harus menjadi contoh bagi masyarakat. Ini bukan sekadar kewajiban agama, tapi instrumen kuat untuk memperkuat jaring pengaman sosial di Provinsi Riau,” ujar Budiman Lubis.
Infrastruktur: Pemaparan Jembatan Presisi Tahap II
Tak hanya berfokus pada aspek sosial-religius, pertemuan ini juga dirangkaikan dengan pemaparan strategis mengenai Program Pembangunan Jembatan Presisi Tahap II di Provinsi Riau.
Program ini merupakan kelanjutan dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas antarwilayah. Pembangunan jembatan-jembatan baru tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh logistik, membuka akses daerah terisolasi, dan memicu pertumbuhan ekonomi baru di pelosok Riau.
DPRD Provinsi Riau menyatakan dukungannya terhadap program ini dan akan terus melakukan pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai target, transparan, dan memberikan dampak langsung bagi mobilitas masyarakat.***
Narasi & Foto : Istimewa












