ROHUL – Senja di Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, Senin (2/3/2026), terasa lebih hidup dari biasanya. Ratusan warga memadati Masjid Raya Al Mubarokah untuk menyambut kehadiran Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM dalam agenda Safari Ramadan ke-4 Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Kunjungan tersebut menjadi momen yang telah lama dinantikan masyarakat. Bukan sekadar agenda silaturahmi dan buka puasa bersama, Safari Ramadan kali ini juga menghadirkan kepastian atas aspirasi pembangunan yang selama ini disuarakan warga.
Bupati Anton hadir didampingi jajaran Pejabat Eselon II, Camat Tambusai Utara, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Tambusai Utara. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga yang memenuhi area masjid.
Kepala Desa Payung Sekaki dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih. Di tengah kesibukan beliau, Bapak Bupati masih menyempatkan diri hadir dan menyapa masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Momentum Ramadan juga dimanfaatkan sebagai ajang berbagi kepedulian. Sejumlah paket sembako disalurkan kepada masyarakat melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, dan sektor swasta.
Adapun bantuan yang diserahkan meliputi:
1. BRK: 25 paket sembako
2. BRI: 35 paket sembako
3. BPR: 30 paket sembako
4. PT Naga Mas Agro Mulya: 25 kotak minyak goreng
5. PT MIS, PT ARP, dan PT KAS: masing-masing 50 paket sembako
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis menjelang waktu berbuka puasa, menghadirkan suasana kebersamaan yang kental di Masjid Raya Al Mubarokah.
Kabar yang paling dinantikan masyarakat akhirnya disampaikan langsung oleh Bupati Anton. Ia memastikan pembangunan pengaspalan jalan penghubung Desa Bangun Jaya menuju Desa Payung Sekaki sepanjang kurang lebih 500 meter akan segera direalisasikan.
“Kami mendengar dan mencatat aspirasi masyarakat. Insya Allah, pembangunan jalan penghubung ini akan dimasukkan dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan warga. Selama ini, akses jalan tersebut menjadi kebutuhan penting untuk menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Saat azan Magrib berkumandang, suasana khidmat menyelimuti masjid. Bupati Anton tampak membaur bersama masyarakat, berbuka puasa dan melanjutkan ibadah berjamaah.
Safari Ramadan ke-4 ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Ia menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, tempat aspirasi disampaikan dan kepastian pembangunan ditegaskan.
Bagi warga Desa Payung Sekaki, sore itu bukan hanya tentang kebersamaan di bulan suci, melainkan juga tentang harapan baru yang mulai menemukan jalannya menuju realisasi pada tahun 2026.












