Infotorial

Buka Puasa Bareng Mahasiswa, Bupati Siak Afni Zulkifli Janji Cari Solusi Beasiswa Daerah

32
×

Buka Puasa Bareng Mahasiswa, Bupati Siak Afni Zulkifli Janji Cari Solusi Beasiswa Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Siak Afni Zulkifli Buka Bersama Dengan Mahasiswa Asal Siak di Pekanbaru.F-Istimewa

PEKANBARU – Bupati Siak, Afni Zulkifli, menggelar dialog terbuka dengan mahasiswa asal Kabupaten Siak yang tengah menempuh pendidikan di Pekanbaru. Agenda yang dibalut dengan buka puasa bersama ini berlangsung di Mess Mahasiswa Siak, Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, suasana akrab berubah menjadi diskusi produktif saat sejumlah mahasiswa menyampaikan keluhan terkait keterlambatan penyaluran beasiswa daerah. Menanggapi hal tersebut, Bupati Afni memberikan penjelasan transparan mengenai kondisi fiskal daerah yang saat ini sedang menghadapi tantangan serius.

“Kami sangat memahami beban adik-adik mahasiswa terkait beasiswa. Namun, perlu kami sampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini harus mengatur skala prioritas karena adanya keterbatasan anggaran,” jelas Afni di hadapan para mahasiswa.

Meski menghadapi kendala anggaran, Bupati perempuan pertama di Siak ini menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi investasi jangka panjang yang tidak akan ditinggalkan. Ia berkomitmen untuk terus mencari formula terbaik agar program bantuan pendidikan bagi putra-putri daerah tetap berjalan.

Bupati Siak Afni Zulkifli Buka Bersama Dengan Mahasiswa Asal Siak di Pekanbaru.F-Istimewa

“Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Kami terus berupaya mencari solusi agar beasiswa ini tetap berlanjut, karena pendidikan adalah kunci utama untuk mencetak generasi yang akan membangun Siak di masa depan,” tambahnya.

Selain urusan beasiswa, pertemuan tersebut juga menyoroti tata kelola Mess Mahasiswa Siak di Pekanbaru. Ketua RT setempat, Zainal, yang hadir dalam acara tersebut berharap agar para mahasiswa bisa lebih aktif berbaur dan menjaga ketertiban di lingkungan sosial sekitar mess.

Merespon masukan warga, Bupati Afni berpesan agar aset daerah tersebut tidak hanya dijadikan sebagai tempat berteduh, melainkan sebagai wadah intelektual. Ia mendorong adanya aturan yang jelas guna menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

“Mess ini adalah fasilitas negara. Gunakanlah sebagai ruang diskusi dan kolaborasi yang positif. Saya ingin mahasiswa Siak menjaga nama baik daerah dan kelak kembali untuk berkontribusi bagi kampung halaman,” pungkasnya.

Dialog ini diakhiri dengan kesepakatan untuk memperbaiki sistem pengawasan mess serta memperkuat komunikasi antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat sekitar agar tercipta lingkungan yang kondusif.(Infotorial)