Potret RiauKabupaten Kampar

Ribuan Warga Padati Polres Kampar, BNK Apresiasi Tabligh Akbar Sambut Ramadhan 1447 H

19
×

Ribuan Warga Padati Polres Kampar, BNK Apresiasi Tabligh Akbar Sambut Ramadhan 1447 H

Sebarkan artikel ini
Halaman Polres Kampar berubah menjadi lautan jamaah pada Senin (16/02/2026). F-Istimewa

KAMPAR – Halaman Polres Kampar berubah menjadi lautan jamaah pada Senin (16/02/2026). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti gelaran Tabligh Akbar yang diinisiasi oleh Kapolres Kampar sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Langkah religius yang diambil oleh Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan, ini mendapat apresiasi tinggi dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar. Melalui staf seniornya, Asrar, BNK menilai kegiatan ini sangat relevan dengan identitas Kabupaten Kampar yang dikenal sebagai “Serambi Mekkah”-nya Provinsi Riau.

“Kegiatan ini sangat positif dan sejalan dengan ruh negeri Serambi Mekkah. Ini menunjukkan bahwa Kapolres memahami betul karakter dan budaya masyarakat Kampar yang sangat religius serta menjunjung tinggi nilai adat,” ujar Asrar mewakili Ketua BNK Kampar, DR. Hj. Misharti.

Pendekatan Kultural yang Menyentuh Hati
Menurut Asrar, pendekatan yang dilakukan AKBP Boby Putra Ramadhan membuktikan bahwa kepemimpinan yang baik tidak hanya mengandalkan penegakan hukum secara formal, tetapi juga melalui sentuhan spiritual. Harmonisasi antara aparat dan masyarakat dinilai akan semakin kuat jika dibangun di atas nilai-nilai keagamaan yang luhur.

Ia meyakini bahwa sosok Boby Putra Ramadhan adalah pemimpin yang tepat bagi Kabupaten Kampar karena mampu memadukan tugas kepolisian dengan pendekatan kultural yang menyentuh hati masyarakat.

“Jika kehidupan masyarakat selalu berpedoman pada ajaran agama, Insya Allah suasana yang damai, rukun, dan tenteram akan senantiasa kita rasakan bersama,” tambah Asrar.

Dampak Nyata bagi Masyarakat
BNK Kampar berharap momentum Tabligh Akbar ini tidak berhenti pada acara seremonial semata. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pemahaman serta pengamalan ajaran agama bagi para jamaah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Gelaran ini menjadi pengingat penting bahwa dalam menciptakan ketertiban umum, sentuhan keagamaan merupakan instrumen yang kuat untuk merangkul seluruh elemen lapisan masyarakat di Bumi Sarimadu.