RENGAT – Suasana malam di Kota Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Senin (16/2/2026) malam tampak semarak dan penuh warna. Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pawai keliling malam Tahun Baru Imlek 2577 yang dipusatkan di Vihara Paramita Inhu, Jalan Syahrial, Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Rengat.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 20.15 WIB ini menjadi momentum kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Kota Rengat. Pawai diawali dengan pembukaan yang ditandai dengan penyalaan petasan.
Kemudian rombongan bergerak mengelilingi kota dengan rute start dari Vihara Paramita Inhu – Jalan Syahrial – Jalan AR. Hakim – Jalan Bupati Tulus – Jalan Yos Sudarso – Jalan Veteran – Jalan Piere Tandean – dan kembali finish di depan vihara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Indragiri Hulu Ir. H. Hendrizal, Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, Ketua Yayasan Vihara Paramita Inhu Zainal Arifin, Ketua Vihara Paramita Inhu, serta Lurah Pasar Kota Hartawan.
Pawai semakin meriah dengan penampilan empat barongsai, satu naga liong jumbo, dua naga liong kecil, satu naga liong besar, dua patung dewa, dua unit mobil pawai, serta iringan gong dan alat musik tradisional.
Atraksi barongsai dan naga liong di depan vihara menjadi magnet utama yang disaksikan sekitar 1.000 warga, baik dari etnis Tionghoa maupun masyarakat umum Kota Rengat.
Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Inhu, dengan melibatkan Regu Stand By II Polres Inhu yang dipimpin Waka Polres Inhu Kompol Lassarus Sinaga, bersama PJU Polres Inhu serta 52 personel Kompi II Stand By dan 16 personel Tim Raga.
Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, melalui Kasi Humas, Aiptu Misran, mengatakan pengamanan dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.
“Pawai Keliling dan atraksi Barongsai ini merupakan kegiatan rutin keagamaan tahunan umat Buddha dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577,” ujarnya singkat.
Polres Inhu berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan ibadah maupun yang menyaksikan kegiatan. Hal itu sebagai wujud nyata menjaga nilai-nilai toleransi dan keberagaman yang telah terjalin harmonis di Kabupaten Indragiri Hulu.












