BUKIT BATU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bukit Batu resmi menuntaskan rangkaian program edukasi religi inovatif bertajuk “MUI Goes to School: Tarhib Ramadhan Bersama MUI”. Kegiatan estafet yang berlangsung sejak 6 hingga 13 Februari 2026 ini berakhir dengan sukses di MAN 2 Bengkalis sebagai titik penutup.
Sebelumnya, tim MUI Bukit Batu telah menyambangi berbagai institusi pendidikan mulai dari SD 16 Bukit Batu, MTsN 3 Bukit Batu, SMAN 1 Bukit Batu, hingga SIT Al-Hidayah Sungai Pakning.
Ketua MUI Kecamatan Bukit Batu, Ustadz Khairil Anwar, menegaskan bahwa program ini adalah misi “jemput bola” untuk membekali para pelajar dengan persiapan keilmuan yang matang sebelum memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H.
“Kami ingin memastikan para siswa menjalankan ibadah dengan dasar ilmu yang benar. Ini adalah ruang bagi mereka untuk menjawab keraguan terkait hukum maupun tata cara puasa yang mungkin selama ini belum dipahami sepenuhnya,” jelas Ustadz Khairil Anwar.
Langkah nyata ini memanen pujian dari berbagai pihak, salah satunya dari Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Muhammad Rafee. Saat menghadiri agenda di SIT Al-Hidayah, ia menyebut gerakan ini sebagai inovasi pembinaan umat yang menyentuh akar rumput.
“Inilah yang seharusnya dilakukan. MUI bukan sebatas nama di atas kertas, tapi hadir dengan pengabdian nyata. Saya sangat mengapresiasi langkah inovatif ini dalam mengedukasi anak-anak kita,” tegas Muhammad Rafee.
Senada dengan itu, Camat Bukit Batu, Acil Esyno, menilai pembekalan ini sangat positif untuk menyiapkan mental dan spiritual generasi muda. Dukungan juga mengalir dari Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, Amrizal, yang berharap kreativitas MUI Bukit Batu dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di wilayah Bengkalis.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, MUI Kecamatan Bukit Batu menyampaikan terima kasih atas sinergi Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, serta pihak sekolah yang telah menyambut hangat kehadiran para ulama.
Meski rangkaian estafet sekolah telah berakhir, MUI Bukit Batu menegaskan komitmennya untuk terus menggulirkan program inovatif lainnya sebagai bentuk tanggung jawab moral menjaga akidah dan memberikan pencerahan kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Khodimul Ummat (Pelayan Umat).












