Potret RiauBengkalis

Terbaik se-Riau! Desa Pangkalan Jambi Bengkalis Raih Penghargaan Desa Antikorupsi KPK RI

132
×

Terbaik se-Riau! Desa Pangkalan Jambi Bengkalis Raih Penghargaan Desa Antikorupsi KPK RI

Sebarkan artikel ini
Bupati Bengkalis, Kasmarni, menghadiri acara Penganugerahan Penghargaan Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Riau Tahun 2025. F-Istimewa

PEKANBARU – Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Bukit Batu, secara resmi ditetapkan sebagai Desa Percontohan Antikorupsi terbaik di Provinsi Riau tahun 2025. Penghargaan bergengsi hasil inisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini diserahkan langsung di Balai Pauh Janggi, Pekanbaru, Senin (26/1/2026).

Bupati Bengkalis, Kasmarni, yang hadir langsung dalam prosesi penganugerahan tersebut menyatakan rasa bangganya atas capaian ini. Menurutnya, penetapan Desa Pangkalan Jambi oleh KPK RI merupakan buah dari kegigihan seluruh elemen desa dan dukungan penuh pemerintah daerah.

Prestasi Terbaik se-Provinsi Riau Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto memberikan apresiasi khusus kepada Kabupaten Bengkalis. Ia menyebut Desa Pangkalan Jambi bukan sekadar peserta, melainkan desa dengan predikat terbaik di antara tujuh desa percontohan lainnya di Riau.

“Kita perlu membangun ekosistem antikorupsi yang kuat. Saya mengapresiasi Desa Pangkalan Jambi yang telah menunjukkan standar tinggi dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujar SF Hariyanto.

Komitmen Bupati Kasmarni dan Sinergitas Daerah Bupati Kasmarni menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan instan. Pencapaian ini diraih melalui proses panjang, mulai dari asistensi oleh Inspektorat Kabupaten, monitoring berkala oleh Inspektorat Provinsi, hingga penilaian akhir yang sangat ketat oleh tim KPK RI.

“Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk menciptakan budaya antikorupsi di seluruh lapisan pemerintahan Kabupaten Bengkalis. Kami sangat mengapresiasi Kepala Desa, perangkat desa, serta masyarakat Pangkalan Jambi atas integritas mereka,” tegas Kasmarni.

Bupati perempuan pertama di Riau ini juga berharap Desa Pangkalan Jambi menjadi pilot project yang memotivasi desa-desa lain di Negeri Junjungan untuk menerapkan transparansi serupa dalam pengelolaan dana desa dan pelayanan publik.

Dukungan Penuh Pejabat Daerah Dalam acara tersebut, Bupati Kasmarni didampingi oleh Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Inspektur Daerah Radius Akima, Kadis PMD Ismail, Kadisparbudpora Edi Sakura, serta Kepala Desa Pangkalan Jambi Novri Jefrika.

Ketua Tim Perluasan Desa Antikorupsi Riau, Syahrial Abdi, menambahkan bahwa program ini bertujuan memperkuat peran serta masyarakat dalam pengawasan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat desa menjadi kunci utama agar korupsi dapat diberantas sejak dari akar rumput.