Advertorial

Temui Plt Gubri, Lion Air Group Targetkan Pekanbaru Jadi Hub Utama di Sumatera

24
×

Temui Plt Gubri, Lion Air Group Targetkan Pekanbaru Jadi Hub Utama di Sumatera

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Lion Air Group saat beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Selasa (20/1/2026).

PEKANBARU – Kabar baik bagi masyarakat Riau dan Sumatera Utara. Maskapai Wings Air (Lion Air Group) resmi mengumumkan pembukaan rute penerbangan baru yang menghubungkan Pekanbaru dengan Sibolga. Rencana strategis ini disampaikan langsung oleh perwakilan Lion Air Group saat beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Selasa (20/1/2026).

Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa pembukaan rute ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah terkait penguatan konektivitas udara di Pulau Sumatera.

“Wings Air akan terus mengembangkan rute-rute dari Pekanbaru. Tujuan kami adalah menjadikan Pekanbaru sebagai kota penghubung (Hub) yang terkoneksi dengan berbagai daerah. Setelah rute Pekanbaru-Nias (Gunung Sitoli), kini kami segera merilis rute Pekanbaru-Sibolga,” ujar Danang.

Efisiensi Waktu dan Masukan Pelaku Usaha
Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Sibolga dijadwalkan mulai beroperasi pada 23 Januari 2026 mendatang. Danang mengungkapkan, inisiasi rute ini lahir dari besarnya aspirasi pelaku industri tour and travel. Selama ini, perjalanan darat dari Pekanbaru menuju Sibolga memakan waktu yang sangat lama, yakni sekitar 12 hingga 13 jam.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah agar rute ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Kami juga terus mengkaji permintaan pasar dan daya beli agar konektivitas udara ini dapat berjalan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Respons Pemerintah Provinsi Riau
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyambut positif ekspansi rute yang dilakukan Wings Air. Menurutnya, akses udara ke wilayah pantai barat Sumatera memang sangat dibutuhkan, mengingat banyaknya mobilitas warga antarwilayah tersebut. Namun, ia memberikan catatan penting agar maskapai melakukan kajian pasar secara matang.

“Tentu kita dukung penuh karena mobilitas warga ke arah sana cukup tinggi. Hanya saja, saya minta dikaji dengan benar supaya rute ini tidak hanya bertahan sebulan atau dua bulan lalu tutup. Harus ada keberlanjutan,” tegas SF Hariyanto.

Usulan Pengaktifan Rute Pekanbaru-Melaka
Selain membahas rute domestik, SF Hariyanto juga mendorong Wings Air untuk mempertimbangkan pengaktifan kembali rute internasional Pekanbaru-Melaka. Ia melihat potensi pasar untuk wisata medis dan liburan ke Malaysia masih sangat menjanjikan.

“Masyarakat kita banyak yang ke Melaka untuk berobat maupun berwisata. Begitu juga sebaliknya. Karena jaraknya pendek, rute ini sangat bagus untuk memutar roda ekonomi kedua wilayah. Saya berharap pihak maskapai bisa mengkaji ulang potensi rute tersebut,” harapnya.(Adv)