Potret RiauRohul

Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

16
×

Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: “Ini Investasi Keselamatan Rakyat”

Sebarkan artikel ini
Bupati Rokan Hulu Anton menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk tenaga kesehatan dan perangkat daerah terkait.F-Istimewa

ROHUL – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori Madya. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemkab Rokan Hulu dalam memperluas perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar, didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, pada acara yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM hadir langsung menerima penghargaan tersebut bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rokan Hulu Ivo Sartika, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, di antaranya Plt Kepala Dinas Sosial P3A April Liyadi, Plt Kepala Dinas Kesehatan drg. Septien Asmarwiati, Kabid IKP Diskominfo Dr. Rudy Fadrial, dan Kabag Dokpim Rio Pratama.

Penghargaan UHC kategori Madya diraih setelah Kabupaten Rokan Hulu memenuhi sejumlah indikator utama, antara lain cakupan kepesertaan JKN mencapai 98 persen, tingkat keaktifan peserta sebesar 85 persen, serta kontribusi pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduk segmen PBPU Pemda dan ketepatan pembayaran iuran hingga September 2025.

Dalam sambutannya, Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa jaminan kesehatan merupakan kebutuhan mendasar masyarakat dan berperan penting dalam mencegah kemiskinan.

Menurutnya, tanpa perlindungan kesehatan, masyarakat berisiko kehilangan aset ketika sakit. Oleh karena itu, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus dipandang sebagai bentuk kehadiran negara sekaligus investasi sosial jangka panjang.

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu Anton menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk tenaga kesehatan dan perangkat daerah terkait.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya. Dengan cakupan hampir menyeluruh, pemerintah daerah berharap tidak ada lagi warga yang menunda pengobatan karena keterbatasan ekonomi.

Ke depan, Pemkab Rokan Hulu menargetkan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan berupaya memenuhi kriteria UHC Utama.

Sebagai informasi, pada tahun 2026 pemerintah pusat memberikan apresiasi UHC kepada 31 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di Indonesia, dengan rincian 75 daerah kategori Utama, 192 daerah kategori Madya, dan 130 daerah kategori Pratama.

Prestasi ini menempatkan Kabupaten Rokan Hulu sebagai salah satu daerah yang dinilai progresif dalam pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional di Provinsi Riau.