BENGKALIS – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA). Melalui inovasi layanan jemput bola, Disdukcapil mendatangi langsung lembaga pendidikan untuk menyerahkan dokumen kependudukan tersebut, Jumat (9/1/2026).
Bertempat di lingkungan SDS Aisyah Muhammadiyah, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, menyerahkan secara simbolis KIA kepada para peserta didik.
Ratusan KIA Diserahkan untuk Siswa TK dan SD Dalam agenda tersebut, sebanyak 145 keping KIA diserahkan kepada siswa SDS Aisyah Muhammadiyah, sementara 30 keping KIA lainnya diberikan kepada siswa TK Aisyah. Penyerahan ini merupakan hasil kerja nyata Tim “Jebol Master” (Jemput Bola Masif dan Terintegrasi) yang sebelumnya telah melakukan pendataan dan perekaman langsung di sekolah tersebut.
Syahruddin menegaskan bahwa program ini bertujuan memutus birokrasi dan memudahkan masyarakat. “Anak-anak usia sekolah kini tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil. Kami yang datang ke sekolah agar hak identitas mereka terpenuhi sejak dini,” ujarnya.
Capaian Masif: 4.217 Anak Terdata di 62 Sekolah Program jemput bola ini tidak hanya menyasar satu lokasi. Hingga saat ini, Tim Disdukcapil telah menyisir sebanyak 62 sekolah di wilayah Kecamatan Bengkalis, mencakup jenjang TK, SD, SMP, hingga SLTA.
Dari aksi maraton tersebut, tercatat sebanyak 4.217 anak telah berhasil melakukan pembuatan KIA. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan bagi anak di bawah usia 17 tahun.
Pentingnya KIA bagi Masa Depan Anak Lebih lanjut, Syahruddin menjelaskan bahwa KIA bukan sekadar kartu identitas biasa. Kartu ini merupakan syarat wajib dalam berbagai akses pelayanan publik. “KIA sangat dibutuhkan dalam layanan pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak. Identitas resmi adalah fondasi bagi anak-anak untuk mendapatkan hak-hak mereka sebagai warga negara,” tambahnya.
Ia berharap sinergi antara pihak sekolah dan Disdukcapil dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi yang solid, target kepemilikan KIA di Kabupaten Bengkalis diharapkan dapat segera tercapai secara maksimal guna mewujudkan administrasi kependudukan yang tertib dan inklusif.






